Ketua DPRD Budi Azhar Apresiasi Warga Sukabumi yang Taat Bayar Pajak

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Kepatuhan membayar pajak dan retribusi daerah mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 10 kepala dusun (kadus) dan 7 desa menerima penghargaan dalam kegiatan Gebyar Sipenyu yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026).

Tak sekadar piagam penghargaan, pemerintah daerah juga memberikan 7 paket umrah sebagai bentuk apresiasi kepada pihak yang dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap upaya pemerintah daerah dalam membangun kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan.

Budi Azhar menilai kepatuhan membayar pajak harus terus didorong menjadi budaya bersama. Sebab, pajak daerah menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan yang manfaatnya kembali dirasakan masyarakat.

“Ketaatan membayar pajak merupakan bentuk gotong royong masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukabumi. Karena itu, kami di DPRD sangat mengapresiasi masyarakat, desa, dan para kepala dusun yang telah memberikan contoh baik dalam memenuhi kewajiban pajak,” ujar Budi Azhar.

Menurutnya, pemberian penghargaan kepada desa dan kepala dusun yang berhasil mendorong kepatuhan pajak juga dapat menjadi motivasi bagi wilayah lainnya.

“Apresiasi seperti ini jangan hanya dilihat sebagai hadiah, tetapi sebagai pemicu agar kesadaran membayar pajak semakin kuat. Yang sudah taat harus menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan Gebyar Sipenyu bukan sekadar kegiatan seremonial. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk membangun budaya taat pajak sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Gebyar Sipenyu merupakan strategi untuk membangun budaya taat pajak sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang mudah dan cepat,” ujar Herdy.

Bapenda Kabupaten Sukabumi juga terus melakukan transformasi pelayanan perpajakan melalui sistem digital. Masyarakat kini dapat melakukan pembayaran pajak dan mengakses dokumen perpajakan melalui layanan WhatsApp.

Selain itu, Bapenda mulai menguji coba Sistem Informasi Geografis (SIG) di tiga kecamatan, yakni Cibadak, Parungkuda, dan Cicurug.

Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memetakan potensi pajak sekaligus mengetahui tingkat kepatuhan wajib pajak di setiap wilayah.

“Ke depan dalam sistem sudah bisa terlihat mana yang bayar pajak dan mana yang belum. Kita bisa mengidentifikasi mana yang taat bayar pajak,” kata Herdy.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa pembayaran pajak dan retribusi merupakan tanggung jawab bersama untuk mendukung pembangunan daerah.

“Melalui program ini kita membangun kesadaran bahwa membayar pajak dan retribusi adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam membangun daerah,” tegas Asep Japar.

Ia mengatakan penerimaan dari sektor pajak dan retribusi pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Budaya taat pajak dan membayar tepat waktu adalah ikhtiar mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah atau MUBARAKAH,” pungkasnya.(Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *