WH.BOGOR – (24/12/2024).Camat Dramaga H Atep S Sumaryo SH menjelaskan terkait kedatangan dari kementrian kesehatan kepada awak media warta hukum net, kami menerima tim SSGI dari Kemenkes SSGI itu adalah survay standar GIZI Indonesia mereka sudah mendapatkan data dari statistik di kita ada 2 desa yang menjadi obyek dari pada wawancara dari pada survay masing-masing obyek ada 10 anak balita yang akan di wawancara beserta dengan orangtuanya termasuk adanya pengukuran altokometri tinggi badan lingkar lengan atas sama berat badan untuk balita dan juga untuk ibu balita ini sangat bermanfaat sekali untuk nanti di jadikan standarisasi, masing-masing anak yang tadinya di rencanakan 1 desa 10 anak itu 2 hari sekarang di padatkan menjadi 1 hari dari desa Sukadamai 10 desa dramaga 10 dan itu datangnya dari pusat.
kita kemaren Alhamdulillah yang di Dramaga setelah kita kroscek datanya terkumpul di satu wilayah satu RT,kalau di Sukadamai ada tiga RT,waktu itu saya mencoba mengumpulkan sinkronisasi benar ga data ini dengke
Lokasi ternyata Sukadamai benar karena di kecamatan lain ada data memang tidak sesuai kita hari ini tujuannya akan mendampingi tim survay SSGI ini yang selanjutnya nanti saya berharap pemetaan jadi untuk mempercepat kinerja dari tim itu di bawa ke satu titik dulu nih..di wilayah ini,RT ini,RT ini , RT ini karena anak itu tidak bisa di bawa ke mana-mana harus di rumahnya sekalian di survey sanitasinya semuanya.
kita di perintahkan oleh pimpinan untuk mendampingi tim SSGI, untuk mendapatkan data yang akurat tentang penyerapan gizi jadi bisa di jadikan sebagai patokan dasar kebijakan pemerintah pusat dan ini se-Indonesia.himbauan saya yang pertama untuk memeriksakan gizi anak agar semua ibu dari balita rutin membawa anaknya ke posyandu biar kesehatannya bisa terpantau kemudian memberikan makanan yang sehat dan bergizi karena sekarang banyak makanan yang instan ini yang harus kita hindari agar anak ini terbiasa dengan makanan yang sehat dan bergizi.
harapanya dengan adanya tim enmurator SSGI ini bisa menjadi barometer untuk data Indonesia emas 2045.kepala Desa Sukadamai H.pepen Supendi menambahkan ya..kaitan untuk masalah ini yah.kalau kita hasil dari masalah survaian dari para dokter setempat maupun para bidan, kader-kader yang ada di desa Sukadamai yah,kalau kaitan secara stanting to,mah kan gitu yah, tidak untuk masalah itu,ya namanya untuk masalah kita di pedesaan cuma kami di sini Alhamdulillahnya para kader kami dan para bidan kami itu betul-betul memang teliti di dalam untuk masalah pendataan gitu yah,jadi mangkanya dari kurang sedikit dari masalah ketinggian maupun berat badan Alhamdulillah kita ketahuan jadi kami mangkanya memberi laporan secara rillah kepihak untuk masalah kesehatan,ya seperti sekarang kesehatan bertanggung jawablah kepada masyarakatnya, kepada rakyatnya untuk masalah menyurvai kan gitu yah,ya kami untuk kepala desa Sukadamai mengucapkan Alhamdulillah banyak terimakasih untuk itu yah..atas perhatiannya untuk masalah itu terutama intinya kami untuk masalah di desa Sukadamai apa yang di harapkan oleh kita semuanya intinya kita maksimallah layak segimana kaya masyarakat-masyarakat yang lain kan gitu yah,dan kami di sini tetap tidak ada henti-hentinya untuk mengatasi kaitan masalah kita stanting ya itu selalu kita atasi untuk masalah itu yah.”ucapnya.
kalau kami sih terutama ke pihak dinsos kesehatan yah,ya kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kaitan untuk masalah itu apapun andaikata harapan kami andaikata desa Sukadamai andaikata masyarakat kami sehat sesuai apa yang di harapkan oleh kami selaku pemerintahan desa dan masalah Kabupaten Bogor maupun dari pusat intinya kan gitu yah.intinya kita hidup mengharapkan kesehatan.

kalau kami yah kaitan masalah kesehatan selalu menghimbau terutama mungkin kami sering mengadakan rapat -rapat di desa gitu yah,yang intinya jaga kesehatan dan juga jaga aturan-aturan makan antisipasi untuk menjaga dan mendidik kepada anak -anaknya ,tapi yang utama perioritas kewajiban ke
editor : Ida













