WH.Sukabumi – Banjir setinggi dua meter yang melanda kawasan Sukabumi memaksa seorang ibu, Ineu Damayanti (38), nekat berenang demi menyelamatkan pakaian sekolah anaknya. Ineu mengungkapkan perjuangannya saat air terus naik hingga merendam rumahnya.

“Saat banjir kemarin, saya berenang dari rumah Pak Buyok menuju rumah saya untuk menyelamatkan pakaian anak sekolah. Pakaian itu yang paling penting karena anak saya mau ulangan,” ujar Ineu ketika ditemui, Kamis (5/12).
Ineu, yang mengaku hanya bisa berenang sedikit-sedikit, terpaksa melawan arus deras akibat luapan sungai. “Air masuk ke rumah perlahan sejak pukul 08.00 pagi. Awalnya cuma sedengkul, tapi lama-lama naik terus. Biasanya banjir tidak sampai masuk ke rumah, paling cuma halaman saja,” jelasnya.
Dalam banjir tersebut, sejumlah peralatan rumah tangga milik Ineu seperti mesin cuci, kipas angin, dan alat elektronik lainnya rusak total. “Yang berhasil diselamatkan cuma baju sekolah anak saya. Saya takut kalau anak saya nggak bisa sekolah dan ikut ulangan,” tambahnya.
Ketika air mulai naik, Ineu bersama suami dan anaknya sempat menyaksikan tetangga yang lebih dulu menyelamatkan diri. “Saya tinggal sama suami dan anak. Saat air naik, saudara-saudara sudah pada ke tempat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Ineu juga menyebut bahwa banjir seperti ini baru pertama kali dialaminya. “Sebelumnya, banjir paling cuma di halaman, nggak pernah sampai ke rumah. Tapi kali ini, kasur dan barang-barang semua basah,” ungkapnya. (Nanan apon)
editor : Ida













