WH.NGANJUK –Memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menggelar serangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 26 Agustus hingga 5 September 2026.

Beragam agenda tersebut diusung sebagai momentum mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat semangat pengabdian korps Adhyaksa kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan tingkat daerah ini dilaksanakan berdasarkan Pedoman Pelaksanaan dari Jaksa Agung Muda Intelijen selaku Ketua Umum Panitia Peringatan melalui Surat Nomor B-14/Harlah81/08/2026.
Di tingkat internal daerah, agenda ini berlandaskan Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nomor Kep-54/M.5.31/Cum.2/08/2026 tentang Pembentukan Panitia Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81.
Sejumlah aksi nyata kepedulian sosial mengawali rangkaian perayaan, mulai dari bakti sosial, donor darah, hingga anjangsana untuk mempererat silaturahmi. Kejari Nganjuk juga membuka Pekan Olahraga (POR) guna menjunjung sportivitas dan menjaga kebugaran para pegawai.
Selain itu, jajaran Kejari Nganjuk menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Yudha Pralaya sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa.
Puncak peringatan internal ditandai dengan Upacara Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 serta tasyakuran. Sementara itu, semarak kegiatan ditutup dengan ajang Adhyaksa Run pada Sabtu, 5 September 2026.
Berbeda dengan agenda internal lainnya, Adhyaksa Run dibuka gratis untuk umum guna mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara penegak hukum dan warga.
Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk menegaskan bahwa melalui serangkaian agenda ini, Kejaksaan ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Selain sebagai penegak hukum, Kejaksaan turut mendorong penguatan ekonomi warga melalui pasar rakyat serta merangkul publik lewat program Adhyaksa Netral.
Meski menggelar beragam kegiatan kemasyarakatan, pihak Kejari Nganjuk memastikan tugas pokok dan fungsi penegakan hukum tetap menjadi prioritas utama.
Penanganan perkara, khususnya tindak pidana korupsi, dipastikan terus berjalan secara profesional, independen, dan tanpa pandang bulu.
Peringatan Harlah ke-81 ini diharapkan tak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi pijakan refleksi bagi Kejari Nganjuk dalam memperkuat integritas, profesionalitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan bagi warga Kabupaten Nganjuk.
editor : Ida













