Misteri Hilangnya Kakek Pikun Terkuak: Kerangka Sdr. J Ditemukan di Hutan Sawahan Nganjuk

banner 468x60

WH.NGANJUK –  Teka-teki hilangnya seorang lansia asal Kecamatan Ngetos selama empat bulan akhirnya terkuak. Warga Dusun Makuto, Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk digegerkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Gajah Mungkur Petak 36B RPH Makuto pada Jumat (25/9/2026) pagi.

​Kerangka tersebut dikonfirmasi sebagai Sdr. J (76), warga Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, yang sempat dilaporkan hilang sejak Rabu, 20 Mei 2026 lalu.
​Penemuan bermula saat seorang warga setempat, Mansur (23), tengah mencari rumput di area hutan sekitar pukul 08.00 WIB.

Dua jam berselang, ia terkejut menemukan potongan kerangka manusia yang tersebar di beberapa titik lokasi.
​Mansur segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat Desa Bareng, Nyuwito (49), yang kemudian meneruskannya ke Bhabinkamtibmas serta Polsek Sawahan.

​Menerima laporan warga, jajaran Polsek Sawahan bersama Tim Inafis Polres Nganjuk dan BPBD langsung menerjunkan personel ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian.

​Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan barang bukti berupa satu stel pakaian batik berwarna putih kombinasi oranye serta menemukan sisa rambut putih pendek pada bagian tengkorak. Kondisi jenazah saat ditemukan sudah menjadi tulang belulang dengan sisa kulit kering di area kepala dan kaki.
​Ciri-ciri fisik serta pakaian yang melekat di lokasi kejadian langsung dicocokkan dengan laporan orang hilang milik Polsek Ngetos.

Pihak keluarga korban dari Desa Kepel yang datang ke lokasi mengonfirmasi bahwa kerangka tersebut adalah anggota keluarga mereka yang hilang.
​Menurut keterangan pihak keluarga, korban Sdr. J memang mengalami kondisi pikun (demensia) dan kerap pergi meninggalkan rumah tanpa pamit.

​”Setelah pemeriksaan fisik dan baju yang dikenakan korban, keluarga meyakini bahwa identitas jenazah adalah Sdr. J yang telah dilaporkan hilang pada tanggal 20 Mei 2026,” ujar sumber di kepolisian.

​Petugas telah mengevakuasi kerangka korban ke fasilitas medis untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *