Peringatan Hari Puputan Margarana ke-79 Tahun 2025, Kapolda Bali dan Gubernur Koster Kobarkan Semangat Kepahlawanan Menuju Bali Maju dan Bermartabat

banner 468x60

WH.Tabanan, Bali — Peringatan Hari Puputan Margarana ke-79 Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi masyarakat Bali untuk kembali meneguhkan semangat perjuangan dan nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa. Upacara kenegaraan yang berlangsung khidmat di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan, tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., dan dihadiri oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si, Pangdam IX/Udayana, jajaran Forkopimda Bali dan Tabanan, Ketua serta Anggota Legiun Veteran, keluarga pahlawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan ormas, serta para peserta upacara dari berbagai elemen masyarakat.

Mengusung tema “Mengobarkan Jiwa dan Semangat Puputan Margarana Menuju Bali Maju yang Bermartabat”, upacara ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sarana refleksi mendalam bagi masyarakat Bali untuk menanamkan kembali nilai-nilai kejuangan, solidaritas, dan persatuan dalam menghadapi tantangan zaman.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. menegaskan bahwa Peringatan Hari Puputan Margarana bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi harus menjadi pijakan untuk membangun masa depan Bali yang lebih sejahtera dan bermartabat.

“Momentum historis ini sepatutnya kita jadikan dasar pijakan dalam mewujudkan Bali yang berkualitas dan bermartabat. Semua komponen masyarakat harus bersatu, bersinergi menyukseskan pembangunan daerah Bali dan mewujudkan masyarakat sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” tegasnya.

Gubernur Koster juga mengajak seluruh masyarakat Bali untuk terus memupuk rasa solidaritas sosial serta meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan para pejuang, terutama almarhum I Gusti Ngurah Rai dan para patriot yang gugur dalam Perang Puputan Margarana 1946.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya dalam kesempatan tersebut turut memberikan pesan inspiratif mengenai pentingnya menjadikan peringatan Hari Puputan Margarana sebagai sumber motivasi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

“Momentum peringatan Hari Puputan Margarana ke-79 Tahun 2025 ini harus menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memupuk rasa solidaritas sosial dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kepahlawanan dalam membangun Bali yang lebih maju dan bermartabat,” ujar Kapolda Bali.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air merupakan pondasi penting dalam menjaga keamanan serta harmoni sosial di Pulau Dewata.

Rangkaian kegiatan peringatan tahun ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Nampak Tilas, sebuah kegiatan yang bertujuan melestarikan semangat perjuangan dan jejak sejarah Puputan Margarana. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur Bali, Kapolda Bali, dan Pangdam IX/Udayana.

Setelah pelaksanaan upacara, para pejabat, veteran, dan tamu undangan melanjutkan kegiatan dengan peletakan karangan bunga di Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana sebagai bentuk penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan. Acara dilanjutkan dengan tabur bunga di Makam Pahlawan I Gusti Ngurah Rai, pahlawan nasional yang menjadi simbol keberanian masyarakat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan Hari Puputan Margarana ke-79 ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Bali bahwa kemajuan daerah tidak dapat tercapai tanpa semangat persatuan, gotong royong, dan pengorbanan sebagaimana telah dicontohkan para pahlawan.

Dengan semangat “Puputan”—bertarung habis-habisan demi kehormatan dan kemerdekaan—generasi muda Bali diharapkan terus menjaga, melestarikan, dan mengamalkan nilai-nilai luhur kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan kali ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga momentum meneguhkan komitmen bersama membangun Bali yang maju, sejahtera, dan bermartabat, sesuai dengan amanat para pahlawan yang telah berjuang hingga tetes dari terakhir.(Ishaq)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *