DI DUGA SPBU IMANUEL JAYA BANGKAYANGAN BUNGKAM ” OKNUM BACK UP DI ADUKAN KE MAPOLRES “

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Kalimantan : Dugaan di back up oknum mengaku wartawan ( GULTOM ) prihal pengecoran BBM bersubsidi ke drigan oleh SPBU yang berlokasi di kelurahan Bumi Mas Bengkayang, resmi di adukan ke Mapolres Bangkayangan Kalimantan, hal ini di sampaikan Latip Ibrahim ke wartahukum saat di di konfirmasi via seluler . Kamis (8/4/2021).

Di jelaskan Latip, terkait hasil liputannya yang telah di publikasikan melalui cenel YouTube, dirinya merasa di intimidasi oleh Gultom, bahkan mengatakan wartawan amplop dan wartawan tai saat menelepon dirinya, atas dasar ini mereka secara bersama sama mengadukan Gultom ke Mapolres Bangkayangan, sebagai warga negara yang di lindungi hukum dan patuh terhadap hukum negara Republik Indonesia.

” Saat ini baru delik pengaduan menurut petugas piket Sat Reskrim Bangkayangan dan akan di lakukan penyidikan” ungkapnya.

Dia menambahkan, pengaduan saat ini di terima oleh Brigader Hendrow Hutagalung, dan menyematkan dugaan pelanggaran terhadap Gultom pasal 335 ayat (1) KUHPinadan sub pasal 310 KUHPidana.

” Setelah di terima pengaduaan saya, kami menerima surat tanda terima pengaduan dengan menduga Gultom melanggar UU pasal 355 ayat (1) KUHPidana sub pasal 310 KUHPidana ” pungkasnya.

Di hari yang sama Gultom saat dikonfirmasi melalui via telpon What shap menjelaskan, jika dirinya pada hari itu hanya sebagai pengantri pembeli BBM bersubsidi PoM Imanuel Jaya, sebanyak dua drigan.

” Saya ikut ngantri beli BBM di situ bang sebanyak dua drigan atas surat izin kelurahan Bumi Mas untuk kebutuhan warga lingkungan, ungkapnya.

Dia menambahkan, awalnya saya telpon Latip setelah selesai menelpon Atas berita tentang saya, lalu Latif telpon dirinya, dan merekam tanpa seizin dirinya.

” Dia telpon kembali ke saya lalu dia rekam tampa izin dari saya ” kilahnya.

Dia menegaskan akan lapor balik atas dugaan pencemaran nama baik atas publikasi yang tidak konfirmasi lebih dulu terhadapnya.

” Saya juga tidak terima atas pencemaran publikasi terhadap diri saya yang tidak di klarifikasi dulu saat puklikasi awal ” tegas Gultom.

Sementara itu pihak pengelola SPBU IMANOEL JAYA yang berini sial ( VK ) belum dapat di konfirmasi saat di hubungi wartahukum.net via telpon seluler. ( Maung Andalas ).