20 Bulan Uang Dicaplok Oknum Kades Dewisari Sertipikat Sampai Akhir Masa Jabatan Takunjung Terbit

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Kab. Karawang : Oknum Kades Dewisari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Mengurus Balik Nama Sertipikat dari tanggal 14 Mei 2019 sampai akhir masa jabatannya Sertipikat Takunjung Terbit, ungkapnya H. Ato kepada Media Warta Hukum Senin (5/4/2021)

Masih kata H.Ato pada (14/5/2019) membeli sebidang tanah dan rumah dari Sukarji/ Yayah warga dusun Teluk bunder Rt.001/001 Desa Dewisari, Sertipikat masih atas nama Enci Nomor Hak Milik 01272 seluas + 803 M2 tanah tersebut yang dijual seluas + 400 M2 dan Rumahnya dengan harga sebesar Rp.110 juta rupiah,( Lunas ) biaya Adm. Balik nama yang di pinta oleh oknum Kades Surjim Rp. 14.500.000”(saya bayar tunai)

Menerut oknum kades surjim, setelah menerima uang sebanyak tersebut, mengatakan kepada saya paling lambat (6 bulan ) Sertipikat Terbit,ungkapnya kepada saya”
Diketahui Oknum Kades Dewisari pada (2/12/2020) baru mengajukan mengurus Balik nama Sertipikat ,kepada oknum Satpol PP Kutawaluya dan Ruslan, Oknum Kades Dewisari mengajukannya bukan ke BPN,”kata H.Ato”

Selama 20 bulan Sertipikat baru di ajukan, berarti selama 20 bulan uang kepengurusan balik nama sebesar Rp.14.500.000, uangnya ( dicaplok dulu sama oknum kades )

Sama halnya di katakana Oknum Satpol PP Kutawaluya bersama Ruslan, menurutnya Setelah menerima uang kepengurusan paling lambat (2 dua bulan) Sertipikat Terbit, namun paktanya dari tanggal 2 Desember 2020 sampai 5 April 2021 selama (5 bulan ) lebih Sertipikat Takunjung Terbit

Masih kata H.Ato waktu itu pada (2/12/2020) sempat saya bilang sama Oknum Kades Dewisari, selama 20 bulan Sertipikat belum di ajukan ke BPN kata saya udah uangnya saja kembalikan akan saya mau di urus sendiri ke BPN, eh Oknum Kades Dewisari, usulan saya tidak di dengar,bersikap kukuh, menurutnya bahwa kedua orang tersebut, mampu dengan waktu dua bulan Sertipikat Terbit,ungkap Oknum Kades Dewisari kepada H.Ato waktu itu”

Mungkin Oknum Kades merasa malu selama 20 bulan uangnya sudah di Caplok Sertipikat belum di ajukan ke BPN.akhirnya, kemudian di Caplok lagi oleh Oknum Satpol PP Kutawaluya bersama Ruslan, Akhirnya selama dua Tahun sampai Akhir Masa Jabatan Kades Dewisari Sertipikat Takunjung Terbit,kesalnya”

H.Ato mengatakan kepada Media WH. Diduga Oknum Satpol PP Kutawaluya mengajukan balik nama Sertipikat ke BPN hanya membayar uang Pendaftaran saja, mungkin uang ADMnya belum di bayar ke BPN, tidak mungkin lama seperti ini, kalau memang ADMnya sudah di bayar (Lunas) saya bisa mengatakan seperti itu, tidak ada bukti Surat/atau Kwitansi Tanda Bukti dari pihak BPN, bahwa biaya ADM pengurusan balik nama Sertipikat a/n Enci kepada H. Ato Sudah di bayar Lunas, kalau memang iya, bukti Surat/atau Kwitansi dari BPN. Mungkin di jelaskan dari pihak BPN bahwa Sertipikat balik nama dari Enci kepada H.Ato dan atau Pemecahannya,Terbit pada tanggal, bulan dan tahun berapa, buktinya di berikan kepada saya,”kata H.Ato”

Kalau seperti ini mana saya bisa percaya bahwa biaya ADM balik nama ke BPN sudah di bayar Lunas, pasalnya sudah (2 tahun) kalau memang sudah di bayar ADMnya ke BPN tidak mungkin lama seperti ini,sehingga saya mengalami sakit hingga di oprasi, akibat tekanan dari keluarga.selama dua tahun uang melayang Sertipikat takunjung Terbit,ungkap H.Ato”

Saya mengalmi sakit mendalam hingga di oprasi, Selalu di bohongi Oknum Kades Surjim, saya memohon kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera memanggil dan memeriksa Oknum Kades Dewisari (Surjim) dan Oknum yang terlibat di dalamnya yang sudah membohongi masyarakat, kalau memang benar-benar di urus dan ADMnya sudah di bayar Lunas ke BPN tidak mungkin sampai (2 tahun) Sertipikat takunjung Terbit, pungkasnya”

Sementara’ Rahmat Sekjen Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi LKPK Karawang angkat bicara,Oknum Kepala Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, sangat memalukan Citra Kepala Desa,hanya mengurus balik nama Sertipikat sudah berjalan (2 tahun) Takunjung Terbit, kalau memang di ajukan ke BPN,kata Rh”

Ini buat pelajaran bagi para Kepala Desa, jangan ditiru kelakuan seperti Oknum Kades Dewisari, Setempel Kepala Desa di buat modal untuk membohongi masyarakat, selama dua tahun di akhir masa jabatannya mengurus balik nama Sertipikat Takunjung Terbit sehingga H.Ato mengalami sakit dalam hingga di Oprasi akibat tekanan dan sesalan dari keluarga,sesalnya”

Oknum Kades Surjim setelah menerima uang sebanyak tersebut dari H.Ato pada (14/5/2019) untuk biaya balik nama dari atas nama Enci kepada H.Ato dibuatkan tanda bukti kwitansi di Setempel Kepala Desa Agar H.Ato lebih yakin dan percaya,namun setelah menerima uangnya, selama 20 bulan uangnya dicaplok Sertipikat tidak di ajukan ke BPN,kata Rh”

Setelah berita ke 1 dan ke 2 terbit di Media WH. pada (2/12/2020) uang yang dicaplok oknum kades dewisari bukan di ajukan ke BPN melainkan uang sebanyak tersebut di berikan kepada Oknum Satpol PP Kutawaluya, akhirnya, uang H.Ato abis di caplok oknum kades di caplok lagi oknum Satpol PP Kuatawaluya,

H.Ato sempat beberapa kali pertanyakan kepada Oknum Kades Dewisari, di lempar ke Oknum Satpol PP Kutawaluya, saling lempar seperti Bola tending sana-tendang sinih,Harapan keluarga H.Ato,kalau memang Oknum Kades Dewisari tidak mampu mengurus balik nama Sertipikat, jangan malu-malu sudah uang dan Sertipikat saya kembalikan, kalau memang tidak bisa mengmbalikan uang dan Sertipikat, kami akan menempuh jalur laen, apapun resikonya urusan kami,ungkapnya kepada Rh.

Dalam hal ini APH Kasat Reskrim Harda Polres Karawang Agar segera melakukan langkah-langkah hukum terkait dengan adanya dugaan Penipuan dan Penggelapan, Agar segera memanggil dan memeriksa” Oknum Kades Dewisari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, beserta Oknum yang terlibat di dalamnya
Agar Membentuk tim pencari fakta untuk melakukan penyelidikan sesuai dengan kewenangannya, untuk menerapkan Hukum sesuai dengan ketentuan dan perataturan perundang-undangan dengan tetap konsisten Terhadap setiap orang yang diduga melakukan Tindak Pidana

Dengan tetap mengacu pada “azas praduga tak bersalah” kami berharap agar pihak-pihak yang ber kompeten yang dalam hal ini APH Kasat Reskrim Polres Karawang agar segera melakukan tindakan Hukum sesuai dengan kewenangannya,pungkasnya (Ato – R.Kamaludin )