Dokumen Kelautan ABK. Kapal SPOB -03 SIGAM INDAH, di Amankan Pihak Syahbandar / KUPP kolonadale, karena Dinilai Langgar Aturan yang Berlaku.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Morowali/ Sulteng : 04/03/2021. Adanya pemberitaan terkait Kapal SPOB yang berlabuh dibawah pepohonan yang tidak jelas keAgenan kapal nya membuat pihak berwenang dari kantor KUPP Kolonodale menurunkan Tim Investigasi guna mengetahui tujuan kapal yang berada di Wilayah perairan Desa Lalampu Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah itu.

Salah seorang petinggi Kantor UPP Kolonodale Muharram melalui keterangannya Sabtu, (03/04/2021) menyebutkan bahwa pihaknya telah menurunkan Team Investigasi keberadaan SPOB Sigam Indah- 03 oleh petugas KUPP Kolonodale, Morowali Utara

“Jadi kami dari yang memiliki otoritas di bidang ini, sudah minta pak Agus & Pak Wahid turun untuk melakukan investigasi terkait adanya kapal yang berlabuh di seputaran Perairan laut Desa Lalampu Kecamatan Bahodopi tersebut,”Tutur beliau.

Muharram menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang di peroleh di lapangan bahwa kapal tersebut berlabuh sekitar satu bulan yang lalu, di mana kapal tersebut rencana akan dipergunakan untuk Kepentingan penampungan minyak oleh PT. BDM/PT.IMIP, namun di karenakan saat berlabuh di pulau Langgala Kecamatan Bahodopi jangkarnya putus, atas Koordinasi Nakhoda, Agen dan pihak PT. BDM/ PT. IMIP, maka kapal tersebut sengaja ditambatkan di bawah pepohonan di pesisir pantai Lalampu dan juga atas persetujuan pemilik lahan setempat,”jelas Muharram.(yang akrab di sapa ” pak Alam)

Keterangan beliau (pak Muharram) kapal tersebut sewaktu datang dan tiba di Perairan Bahodopi dalam keadaan Cargo Muatan kosong, dengan di ageni oleh PT. ASP (ARUNG SAMUDRA An. WAHYU).

Menurut “Pengakuan dari ABK bahwa kapal tersebut dalam keadaan kosong tanpa muatan,” kata Muharram. ( Yang akrab di sapa “pak Alam” di kantor nya)

Selanjutnya, Muharram adapun mengenai kejelasan lebih lanjut kapal tersebut, maka Keagenan Kapal yang kebetulan berada di Kolonodale,yang bersangkutan di perintahkan untuk menghadap Pimpinan maupun PPH untuk menjelaskan lebih lanjut keberadaan kapal tersebut,
Muharram mengatakan untuk Dokumen Kapal dan Clearance terakhir dari pelabuhan sebelumnya masih berada di agen kapal, sedangkan untuk Dokumen Kepelautan dari Para ABK Kapal di simpan dan di amankan oleh petugas KUPP Kolonodale, Ujarnya

Selanjutnya beliau menuturkan, “Jadi untuk Dokumen Kapal dan Clearance terakhir dari pelabuhan sebelumnya masih berada di agen kapal, sedangkan untuk Dokumen Kepelautan Para ABK Kapal kami sudah amankan di Kantor di Bungku,” tutup Muharram. Yg akrab di sapa “pak Alam”.

(Dian/ Dita / Yunus S)