TRAGEDI KANDASNYA ROMAN CINTA MONYET ANTARA DUA SIJOLI YANG BERAKHIR DENGAN GANTUNG DIRI DI DESA JAGIR KEC SINE KAB NGAWI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Ngawi : 24/9/2020. Pukul 17.15 malam hari RT 12 Rw. 01 desa Jagir kecamatan sine kabupaten Ngawi digegerkan dengan kejadian bunuh diri didalam kamar .

Cinta monyet yang kandas ditengah jalan Yang mengakibatkan si korban FIKI umur -+19th meregang nyawa dengan cara gantung diri pakai sprei di kamar tidurnya.

Dan sebelum korban melakukan bunuh diri menyempatkan bervidio col dengan Meliya binti Slamet Suparni yang saat ini umur -+ 14 th( kls 1 smk tulakan kec sine kab ngaei) beralamat dusun bayemtaman desa Jagir kecamatan Sine status mantan pacarnya yang intinya bila Meliya tetap mengambil langkah memutuskan korban maka korban akan bunuh diri dan pada saat Vidio col berlangsung seraya tangan sebelah dengan memegang seprai sebagai tali gantungan siap melaksanakannya gantung diri

Dalam waktu singkat si Meliya dengan panggilan Liya Sang mantan pacarnya bersama yamtini ibuk Liya bergegas mendatangi rumah Fiki dengan tujuan untuk menggagalkan niat Fiki yang hendak bunuh diri tersebut namun disaat Meliya bersama ibuknya sampai dirumah korban pintu kamar dalam keadaan tertutup terkunci dan akhirnya kamar dengan terpaksa dibuka paksa dan didapati korban dalam keadaan tergantung menggunakan seprei dilam kamarnya dan dengan cepat² korban diturunkan dari tali gantungan tersebut dalam keadaan badan masih yang hangat dan oleh keluarga bergegas dilarikan ke klinik pak Rokhim namun sudah tidak ada hembusan nafas atau detak jantungnya.

Dalam hal tersebut akhirnya Kapolsek Sine Iptu Farid Suharta bersama anggota turun untuk ulah TKP hingga didapat katerangan yang didukung dengan adanya bukti² dan HP milik korban dan akhirnya bisa disimpulkan bahwa kejadian tersebut adalah murni bunuh diri demikian keterangan dari narasumber susilo sebagai tambal ban Jagir saat dikonfirmasi Warta hukum dan situasi keluarga hingga saat ini masih dalam keadaan sangat berduka
WH. Sugeng Riyad