Fara Meminta Ketegasan Kades Taroan, Terkait Salah Satu Warganya Terlilit Utang

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Pamekasan : Fara meminta ketegasan Kepala Desa Taroan yang sempat nimbrung terkait salah satu warganya yang terlilit utang piutang, Rabu 16/09/2020. Jam 10:00 Wib.

Forum Aspirasi Rakyat Madura (FARA) sempat kordinasi dengan Kepala Desa (KADES) Taroan Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Madura Jawa timur kordinasi Tersebut untuk meminta ketegasan sebagai kepala Desa untuk mangayomi salah satu warganya yang terlilit utang.

“Kejadian bermula saat warga Desa Potoan Daya kecamatan Palengaan yang berulang kali datang ke Desa Taroan untuk mengih hutang”.

Sekitar akhir tahun 2019 inisial RR warga Desa taroan meminjam emas seharga Rp 4.323.000.00 ke salah satu perempuan ponaan Zainuddin untuk dibuat pesta foya bersama temen-temannya oleh RR, setelah ketahuan dan mengadu kepada Zainuddin langsung bergegas untuk menangihnya.

Zainuddin sudah berulang kali datang kerumah RR untuk menangih hutang tapi tidak diindahkan, sehingga berkonsultasi dengan ketua umum Fara.

Ketua umum Fara, Abdur Rahman mengatakan kami sempat mendatangi rumah RR dan mengajak kepala desa taroan untuk diselesaikan secara kekeluargaan, hingga kami membuat kesepakatan diatas matrai dalam waktu 20 hari untuk segera di bayar hutangnya.

Tapi kesepakatan tersebut sampai saat ini tidak di penuhi, kami sangat menyayangkan inisial RR dan Kades sempat hadir/nimbrung sebagai saksi dalam kesepakatan tersebut.

Rahman menambahkan, Kami menyayangkan kades taroan yang lepas tangan karena di telpon tidak di respon, hingga kami menilai tidak ada wibawa politik untuk menyelesaikan persoalan ini, padahal hutangnya cuman sedikit dan masalahnya remeh. Sehingga pak kades mengatakan “terserah maunya sampeyan mas kalau tidak mau bayar laporkan atau gimana ngak apa apa”.

Saya tau berdasarkan informasi bahwa RR tersebut diduga sering lakukan demikian, untuk di beli barang terlarang nanti tunggulah waktu yang tepat, karena kami menduga inisial RR bukan berhutang tapi menipu dengan modus berhutang”tutur Rahman.

Zainuddin, mengatakan harapan kami kepada inisial RR untuk segera melunasi utang-utangnya dan kepada kades taroan segera masyarakatnya ayomi untuk mempunyai etikat baik.

Kami cuman meminta untuk melunasi utang tersebut, agar ada etikat baik biar kami tidak beranggapan RR dan pak kades itu sama” tutur zainuddin.

Hingga berita ini diterbitkan setelah konfirmasi lewat WhatsApp kepada kepala Desa Taroan cuman dibaca.
Jurnalis/abd rahman
Kabiro/ach rofiki