PENEBARAN 15 RIBU IKAN DI ALIRAN SUNGAI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Wonosobo : Kamis (03-09-2020) Dalam rangka sosialisasi untuk menjaga kelestarian ikan di sungai, Muspika Leksono bersama Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan serta Komunitas Masyarakat Pengawas Sungai Serayu menebar ikan sejumlah lima belas ribu (15.000) ekor ke sungai di Dusun Gendol Pacarmulyo Leksono.

Drs. Agus Fajar Wibowo selaku Camat Leksono mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang terlibat dalam acara ini sehingga bisa berjalan sesuai harapan yaitu terjaganya ekosistem sungai.

Tujuan dari kegiatan restoking ini adalah salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum, pada perairan yang dianggap telah mengalami krisis akibat padat tangkap atau tingkat pemanfaatannya berlebihan.

“Restocking selain menambah stok ikan agar dapat dipanen sebagai ikan konsumsi , juga bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang. Sungai merupakan salah satu Perairan terbuka umum yang melintasi,” papar Agus.

Sungai menjadi salah satu area penangkapan ikan untuk warga sekitar sungai disamping sebagai sumber suplai air untuk kegiatan budidaya ikan air tawar dan Pertanian sepanjang sungai. Salah satu bentuk perhatian terhadap ekosistem sungai maka dilakukan Kegiatan Restocking untuk menambah keaneka ragaman populasi jenis ikan disungai tersebut.

Lettu Inf Salman Turut Danramil 13/Leksono menambahkan, Seperti diketahui bersama bahwa stok jumlah ikan di perairan umum darat kini cenderung semakin menurun, akibat eksploitasi penangkapan ikan, penangkapan ikan dengan alat yang dilarang, tidak adanya fish way pada konstruksi bendungan, pencemaran, dan lain sebagainya.

“Untuk itu kegiatan restocking ini memerlukan dukungan maksimal dari semua pihak. Koramil Leksono akan ikut mendukung kegiatan pelestarian ikan disungai seperti melarang orang menangkap ikan dengan cara strom, menggunakan obat, bahan peledak dan sebaginya yang dapat merusak kelestarian ikan di sungai,” imbuhnya. (“E”)