BELUM MENDAPAT IJIN MATRIAL BEKAS PEMBONGKARAN GEDUNG MTS MODEL BREBES DI LELANGKAN PIHAK SEKOLAH

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Brebes : Jum’at (04/09/2020) Kendati belum mendapat ijin dari Intansi terkait mengenai penjualan material bekas pembongkaran eks rehab 6 ruang kelas di MTS Model Brebes, namun pihak sekolah diduga sudah menjual barang bekas tersebut kepada pihak ketiga dengan nominal harga kurang lebih kisaran dua puluh juta rupiah, hal ini terungkap saat tim media mengonfirmasi Kepala Sekolah MTS Model Brebes Bpk.Suedi Kamis 27/08.

Hal berbeda dengan Mts.N 2 Kabupaten Tegal “Muntoyo ia mengatakan sekolahnya mendapat rehab 9 kelas namun tidak berani melelang barang bekas karena belum mendapat ijin dari pusat dan dari hasil konsultasi proses lelangnya menunggu proyek rehab sudah selesai, “Pungkasnya.

Keterangan Berbeda disampaikan Kepala Sekolah MTS Model Brebes “Suedi” ketika dikonfirmasi via telpon, Kamis (27/8) Beliau mengatakan kalau bongkaran material eks bangunan 6 kelas di MTS Model Brebes sudah dilelang semua oleh pihak sekolah di jual kepada pihak ketiga, “Ungkapnya.

Saat di konfirmasi tanggal 31 agustus 2020 Kepala Sekolah MTS Model yang sekarang (Suedi) menjelaskan kepada wartawan kalau pihaknya memang belum mendapat ijin dari pusat untuk melakukan penjualan barang bekas itu, namun sekarang material bekas bangunan kelas tersebut sudah dijual kepada pihak ketiga dikarenakan sekolah yang berketempatan sesak dengan barang-barang bekas, lagi pula sudah banyak yang bolak balik menawar barang tersebut, Pada intinya siapa yang membayar cepat dia yang dapat dan uangnya sudah diserahkan langsung kepada pihak komite sekolah, “Jelasnya.

Dari papan informasi diketahui Pelaksanaan Rehab enam ruang kelas MTS Model Brebes dengan nilai lebih dari 1 milyar rupiah yang dikerjakan PT. Catur Harapan Utama dengan sumber dana dari Kementrian PUPR dengan perjanjian kontrak nomer KU 02.09.FISIK/04/PSP.2020-04/PSP –POP .WILI/2020 yang mulai pekerjaannya sejak 08 juli 2020 masa pekerjaan terakhir 150 hari kerja .

Joe Ivandra, selaku pelaksana lapangan dalam Pelaksanaan pekerjaan tersebut menjelaskan kalau pekerjaan sudah mencapai 20 persen, Terkait bongkaran berupa kayu eks atap dan plafon serta seluruh genteng matrial matrial bekas itu sudah dimuat oleh pemborong barang bekas, “Jelas Joe.

Yang saya ketahui biasanya setelah pelaksanaan pekerjaan selesai baru di lelang semua barang bekasnya, namun semua barang sudah dimuat. “Imbuh Joe saat dikonfirmasi dilokasi proyek, Jumat (28/8).

Dilokasi yang sama, salah satu pekerja bernama Ismail asal Kelurahan Pasarbatang Brebes mengaku sudah tiga minggu bekerja di proyek sekolah ini, ia mengetahui kalau pemuatan barang bekas bangunan sudah di lakukan sejak beberapa hari yang lalu dan terakhir kamis 27 Agustus 2020, “Terang Ismail. (Teguh)