Prayogo Laksono Menduga Adanya Maladministrasi Dalam Bayi Yang Meninggal Berubah Jadi Laki-laki

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Nganjuk : WartaHukum
Persalinan Arum Rusliana (28) warga Desa Sonobekel Kecamatan Tanjunganom mendadak viral hal ini tak lain karena adanya perubahan kelamin pada anaknya yang lahir pada selasa (18/8/20) yang dinyatakan berkelamin perempuan dan meninggal pada sabtu (29/8/20) menjadi berjenis kelamin laki-laki.

Prayogo Laksono selaku Kuasa Hukum Feri Sujarwo orang tua bayi di temui di kantornya pada (2/9/20) “mengatakan”bahwa dalam perkara yang ditanganinya saat ini adanya kemungkinan perbuatan

Maldministrasi adalah perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain dari yang menjadi tujuan wewenang tersebut, termasuk kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara dan pemerintahan.

Yang dalam hal ini bayi dari Feri dan Arum telah dinyatakan berjenis kelamin perempuan sesuai dengan Surat Keterangan Kelahiran dari RSUD Nganjuk dengan nomor :0061/RM-SKL/08/2020 dan ditanda tangani oleh Tia Restina Wardany A.Md Keb “Katanya.

Maladministrasi sendiri menurut Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia (“UU 37/2008”) diartikan sebagai perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain dari yang menjadi tujuan wewenang tersebut, termasuk kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara dan pemerintahan yang menimbulkan kerugian materiil dan/atau immateriil bagi masyarakat dan orang perseorangan.(Tian)