Aplikasi SLAWE Mempermudah Masyarakat Featured

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bengkulu : Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu, Nopri Andriyanto mengatakan, usai melaunching Sistem Layanan Administrasi Warga Elektronik (SLAWE) beberapa bulan yang lalu, kini pelayanan di Dukcapil mengalami penurunan 75 persen.

“Aplikasi tersebut diluncurkan, guna menghindari penyebaran COVID-19 di wilayah Bengkulu,” ujar Nopri Andriyanto, Selasa (2/9/2020)

Dijelaskannya, di dalam aplikasi tersebut masyarakat bisa langsung mengisi data, dan mencetak sendiri dari rumah sesuai dengan anjuran pemerintah untuk tetap di rumah. Seperti pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP EL) , Kartu Identitas Anak (KIA) , Sinkronisasi Data Online, Suket Perekaman, Kutipan Akta Kelahiran, Kutipan Akta kematian, Kartu Keluarga, Surat pindah, dan mobil dukling (Dukcapil Keliling).

Hanya saja, beberapa masyarakat yang datang karena ingin mencetak dan ingin memperbaiki data yang salah. “Sebab, jika ada data yang salah, masyarakat harus datang langsung ke Dukcapil untuk memperbaiki data yang salah tersebut,” jelasnya.

Sebelum adanya aplikasi Slawe, masyarakat yang datang ke Dukcapil hingga puluhan orang. Namun sejak diluncurkan aplikasi tersebut hanya belasan orang yang datang. “Bagi masyarakat yang datang ke Dukcapil, wajib menerapkan protokol kesehatan. Seperti mengecek suhu badan, tetap menggunakan masker dan selalu mencuci tangan yang telah disediakan,” tutupnya. (Lz*)