OKNUM KASI PMK KECAMATAN BARADATU DI DUGA KONG KALI KONG DENGAN PEMERINTAH KAMPUNG, MASALAH HIBAH BANGUN POS RONDA, DI KAMPUNG BANJAR AGUNG. TAHUN 2017

WH Waykanan : wartahukum net
Sangat di sayangkan oknum kasi pmk kecamatan baradatu, way kanan sampai terbitnya lagi pemberita’an tentang surat hibah bangunan pos ronda kampung banjar agung. kasi pmk tidak bisa menunjukan surat hibah, tersebut.

Sesuai dengan keterangan yang diper’oleh awak media dari salah satu angota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Banjar agung senin tgl: 02/09/2019.Bawasannya kasi PMK selalu mengatakan ada Tapi, oknum kasi PMK tidak perna menunjukkan surat hibah tersebut kepada salah satu angota BPK yang namanya ngan disebutkan yang menanyakan terkait hibah bangunan pos ronda tersebut.

“Saya sudah ber-ulang kali datang ke kecamatan Untuk membahas surat hibah,Setiap saya tanyakan, kasi PMK ( ibu perapti ) menggatakan kepada saya ada pak!

Jangan-jangan surat hibah yang ada ditangan kasi pmk itu palsu.
karna pemilik tanah, yang didirikan pos ronda tahun 2017 telah membuat surat pernyata’an bawasanya pemilik tabah tidak pernah menghibahkan dan menandatangani surat hibah,”urai angota BPK sambari menunjukan surat pernyata’an yang di buat oleh pemilik tanah.

Seharusnya pihak-pihak terkait tidak tingal diam. Harus mengambil tindakan terkait surat hibah, biar semuanya jelas tentang kebenarannya

Seharusnya Setiap pembangunan fisik yang berdiri di tanah warga, yang dananya bersumber dari pemerintah ( ADD ) harus ada surat hibah, karna sudah menjadi aset kampung. tapi tidaklah terjadi di bangunan pos ronda, didusun 01 banjar agung, harapan saya pihak pemerintah hususnya kecamatan baradatu harus mengkelirkan permasalahhan hibah ini, “pungkas Angota Badan Permusyawaratan Kampung(Bpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *