Oknum Dokter Umum  Hamili “Koas” Dokter Gigi

WH Malang Raya : Seorang pria yang berprofesi sebagai Dokter Umum di sebuah RS di Kupang diduga melakukan perbuatan asusila terhadap koas Dokter Gigi. Bahkan akibat perbuatan itu, korban kini tengah hamil 7 bulan.

Menurut keterangan yang dihimpun wartahukum.net, perbuatan asusila itu terjadi sekitar 8 bulan yang lalu. Diketahui, pelaku yang bernama Nithaniel Trisna Tirta Kencana Turwewi berbohong dengan mengaku single kepada (korban) tetapi ternyata memiliki dua orang anak. Saat kejadian itu, sedang menempuh pendidikan spesialis THT di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Akibatnya, korban harus mengandung tanpa ada pertanggung jawaban dari dr Nithaniel Trisna Tirta Kencana Turwewi, bahkan saat Trisna tau korban sedang hamil dia bukanya bertanggung jawab malah menyuruh korban untuk menggugurkan kandungannya. Kasus itu terungkap setelah korban  mengalami mual-mual dan ada  perubahan fisik.

“Iya benar, sekarang tengah berbadan dua (korban). Sementara ini sudah kami layangkan surat somasi terhadap pelaku dan RS Saiful Anwar (RSSA) untuk menanggung akibat dari perbuatannya,” kata kuasa hukum korban.

Seusai pengakuan korban, lanjut kuasa hukum mengungkapkan, bahwa pelaku berasal dari Kupang dan kini tengah menempuh pendidikan spesialis THT di RS Saiful Anwar Kota Malang.

“Klien kami mengaku, kalau pelaku adalah dokter umum di salah satu RS Kupang dan kini melanjutkan pendidikan di RS Saiful Anwar Malang,” ungkapnya.

Namun sayangnya, ketika kuasa hukum melayangkan surat somasi, pihak RS Saiful Anwar diduga seolah-olah menutupi kasus itu. Dalam surat balasannya, disebutkan bahwa RS Saiful Anwar telah memanggil pihak terkait dan menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

“Padahal pihak kami dan korban sama sekali tidak dipanggil, tapi dalam surat yang kami terima disitu seakan sudah diputuskan, lantas ada apa dengan pihak RS Saiful Anwar Malang,” tambahnya dengan tanda tanya.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, Wadir Pendidikan dan Pengembangan Profesi RS Saiful Anwar Malang, dr. M.Bachtiar Budianto belum bisa ditemui awak media wartahukum.net dengan alibi sedang rapat. (bersambung). (Kie’)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *