Ketum LSM BMH Minta Mabes Polri Ungkap SPAM Milik Pribadi “Mr P” Dikabupaten Bogor

WH Bogor : Wartahukum.net
Saat ditemui wartawan, Kamis (5/9) Ketum LSM BMH ( Barisan Monitoring Hukum) ,Irianto,SH,MH memberikan informasi luar biasa adanya dugaan praktek SPAM milik pribadi berinisial P,disatu kecamatan wilayah Bogor Barat .Kantor perusahaan milik MR. P ,ini berada diruko layaknya sebuah kantor legal berisi staf dan layanan konsumen.

Air baku layanan SPAM ini belum diolah dengan standar kesehatan sesuai Permenkes hal jaminan mutu bagi kesehatan karena langsung dari mata air atau rembesan air tanah yang menjadi asal sumber. Sementara puluhan kilo jaringan pipa distribusinya sudah berhasil melayani 3000 hingga 4000 konsumen pelanggan.

Hal lain tiap bulan konsumen pun dikenakan tarif plat sesuai type rumah yang dimiliknya bahkan dengan embel- embel struk atau bukti bayar pihak SPAM pribadi inipun mengeluarkan billing dan dicap lunas PT,nya?.
Menurut Irianto,hasil investigasi LSM BMH selain SPAM Sentul City rupanya ada juga SPAM pribadi atau swasta yang dimiliki seseorang dalam melayani murni bisnis bidang air minum yang aman tidak tersentuh hukum sama sekali setelah puluhan tahun beroperasi.

Diduga atas operasional SPAM ini pihak Pemkab dirugikan dalam hal pajak dan retribusi daerah puluhan Millyar rupiah dari sisi PAD?.Anehnya penegak Perda juga aparat hukum termasuk pemda kabupaten Bogor tidak mampu untuk penindak dan membuat perusahaan ini taat aturan dan perundangan.

Disinyalir ada praktek melipat untung secara bersama -sama di bisnis ini yang patut diduga kuat berkategori Koorporasi dan tersistem rapi.

Parahnya coorbisnis bidang pelayanan air minum ini dibiarkan Pemda Kabupaten Bogor,sejak jaman bupati Rahmat Yasin ( RY), diduga bahkan PT.itupun ilegal tanpa perijinan,namun anehnya kegiatan baik pengelolaan dan distribusi jaringan serta keuangan dari pihak konsumen dibeberapa perumahan, itu aman tanpa pajak kedaerah terlebih pihak BPPT Kabupaten menyatakan secara resmi bahwa PT.TMM beralamat sebuah Ruko,dibilangan kecamatan C, itu tidak memiliki perijinan sesuai aturan.

Surat resmi BPPT yang ditanda tangani Sekretaris bernomor : 690/3252-PPO,sifat penting menyatakan dua poin.

Poin pertama surat berkop dan bercap resmi itupun membuat tembusan ke Bupati dan Sekda bahkan Inspektorat dan Asda.Bunyi poin pertama yakni PT.TMM sebagai perusahaan bergerak dibidang SPAM dinyatakan belum Terdaftar.Poin kedua,pelanggaran hukum yang dilakukan PT.TMM menjadi sepenuhnya ranah penegak hukum.

Komentar Ketum LSM BMH,atas fakta kejadian itu amat miris dan mengundang sejuta pernyataan baru.
” SPAM Sentul City yang dilaporkan Ombudsman ke KPK itu cukup mengundang heboh sejagat media.Nah ini kamipun menemukan fakta luar biasa yang lebih spektakuler dari SPAM Sentul City disebuah kecamatan Kabupaten Bogor.Intinya dalam masalah SPAM yang menjadi kewenangan daerah yang dikelola Pdam Tirta Kahuripan tentu masalah yang ada dan terjadi baik aspek pengelolaan dan manajemenya, yang dikatakan oleh Ombudsman sebagai Maladministrasi rupanya memang cukup kuat terjadi.

Namun kami selaku Agen of change atau agen perubahan juga menempatkan diri pada posisi analisis dan kajian keilmuan. Pada kajian masalah SPAM memang ada uji petik dua kasus yang menarik dicermati yakni aspek pengelolaan dan aspek legal hukumnya.Misalkan pada SPAM PT.TMM milik pribadi berinisial P, sudah tentu perlu disikapi tidak hanya Ombudsman sebagai instansi yang diberi kewenangan dalam aspek jaminan pelayanan publik serta saran pendapatnya pada penyelenggara negara atau daerah.

Kami meminta BPKRI dan Mabes Polri turun tangan pada masalah SPAM PT.TMM ini,karena masalahnya telah menyangkut ranah kerugian daerah sektor pajak dan pelanggaran serius ketentuan hukum dan perundangan, terlebih adanya dugaan setoran pada para pejabat terkait juga beking aparat berbintang.Kami siap mengungkap dan meminta pihak hukum baik Kapolda dan jika perlu Kapolri turun tangan,serta Kejati dan Kejagung “ujar Irianto, SH,MH. (AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *