GAPKI MEMPRAKARSAI DIALOG SOSIAL TENTANG SAWIT BERKELANJUTAN BERSAMA SETDA PEMPROV KAL-TENG, ILO-UN FOR INDONESIA AND TIMOR LESTE, JAPBUSI DAN SERIKAT PEKERJA / SERIKAT BURUH SE-KALIMANTAN TENGAH.

WH Kalteng : “Sawit Berkelanjutan: Dialog Sosial untuk Pekerjaan Yang Layak”. Wartahukum.net Bertempat di Meeting Room Hotel Aquarius Palangkaraya, tepatnya hari Kamis Tanggal 5 September 2019, Pukul 08:00 s/d 16:00, GAPKI atau yang biasa disebut sebagai
Gabungan Pengusaha Perkebunan Kelapa Sawit menggelar dialog social dengan Tema : “ SAWIT BERKELANJUTAN : DIALOG SOSIAL UNTUK PEKERJAAN YANG LAYAK”,
bersama sama turut hadir Setda Pemprov Kal-Teng, Dinas Nakertrans Prov. Kal-Teng, ILO-UN For Indonesia And Timor Leste di Jakarta, JAPBUSI dan Serikat Pekerja / Serikat Buruh Se-Kalimantan Tengah.

Acara tersebut sangat menarik untuk disimak dan ditindaklanjuti mengingat Kelapa Sawit adalah Komoditi Expor dengan sumbangan devisa ke negara cukup besar. Salah satu yang perlu dicermati bersama adalah adanya embargo uni eropa terhadap produk
sawit Indonesia yang tentu berdampak negative terhadap para pihak yang
berhubungan dengan rantai produksi industri sawit, mulai petani sawit, buruh dan pengusaha perkebunan Kelapa Sawit.

Embargo Uni Eropa terhadap Produk Kelapa Sawit Indonesia karena banyaknya laporan negative dari NGO (Non Governmnet Organization), salah satunya laporan negative tersebut tentang ketenagakerjaan.

Maka dalam Forum dialog tersebut GAPKI turut mengundang ILO dan JAPBUSI. JAPBUSI atau biasa dikenal dengan Jejaring Serikat Pekerja/Serikat Buruh Sawit Indonesia (Japbusi).

Tujuan organisasi ini adalah mendorong dialog yang berkelanjutan
antara Serikat Pekerja/Serikat Buruh dengan Pengusaha kelapa sawit terkait permasalahan-permasalahan Pekerja/Buruh dan mendorong pertumbuhan sektor Kelapa Sawit yang berkeadilan dan berkelanjutan. “Hadirnya JAPBUSI dan ILO diharapkan membantu pemerintah memerangi isu negative tentang Kelapa Sawit
Indonesia sekaligus membantu Pekerja/Buruh dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat posisinya dalam hubungan kerja dengan pihak pengusaha” kata
Gunawan, Peserta dari DPC K.SPSI Kab. Kotawaringin Barat. (Gugun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *