Selain Dari Dana Desa, Kades Desa Nagrog Harapkan Pemkab Tasikmalaya Bangun Jalan Penghubung

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tasikmalaya : Lancarnya aktivitas perekonomian masyarakat tentunya tidak lepas dari infrastruktur yang memadai, Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Desa Nagrog kecamatan Cipatujah kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Sebagai bentuk perhatian, Pemdes desa Nagrog memanfaatkan dana desa (DD) tahun anggaran 2018 untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur Desanya.

Kades Nagrog Eji Risandi mengatakan, dana desa tahun anggaran 2018 yang diterimanya sebesar Rp 995.336.800 dengan secara bertahap, adapun tahap satu sebesar Rp. 219.067.400, tahap dua sebesar Rp. 338.134.700, dan tahap tiga Rp. 438.134.700, adapun anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di beberapa titik kedusunan dengan berbagai jenis pekerjaan diantaranya, Pembangunan rabat jalan, pembangunan gorong gorong, perkerasan Telford, pengaspalan jalan Desa, pembangunan plat Decker, dan Pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT).

Menurutnya beberapa sarana tersebut cukup vital karena menunjang akses perekonomian, Dengan dibangunnya sarana penunjang tersebut diharapkan bisa melancarkan akses perekonomian masyarakat, “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah menggulirkan dana desa sehingga dapat membantu pembangunan Desa dan mensejahterakan masyarakat serta bisa menggenjot infrastruktur, “Ungkapnya.

“Untuk pembangunan TPT yang dialokasikan di dusun Nagrog sepanjang 228,1 meter ini kita bangun yang tujuannya Nantinya ketika jalan diperbaiki dan dilebarkan sudah ada tembok penahannya,” jelasnya.

Menurut Eji menjelaskan, pembangunan infrastruktur di desanya baru dilakukan beberapa persen saja, Artinya masih banyak yang belum tersentuh, Karena program dana desa (DD) dari pemerintah pusat baru  5 tahun berjalan.

“Kami sangat berharap untuk membangun infrastruktur tidak hanya dari dana desa saja, tetapi dari program lainnya, Karena desa kami masih butuh banyak dana untuk pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur, maka dari itu kami sangat berharap pemerintah pusat, perintah provinsi maupun pemerintah kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya agar memperhatikan dan mengucurkan anggaran melalui dinas PUPR untuk pembangunan infrastruktur jalan, terutama yang belum terkaper dan tersentuh  oleh anggaran dana Desa, diantaranya jalan penghubung antar desa antar kecamatan, yaitu jalan Nagrog Bojong Gambir sepanjang 25 Kilometer, dan jalan Nagrog Ciandum sepanjang 12 kilometer, pada dasarnya jujur saya merasa bingung dengan status jalan tersebut, karena selama ini saya belum tau kepastian statusnya, apakah masuk jalan desa atau jalan kabupaten, namun dikarenakan hal tersebut dipandang penting untuk menunjang transportasi masyarakat maka tetap kami lakukan perbaikan secara bertahap yang dianggarkan dari dana desa dalam setiap tahunnya, adapun target perbaikan kami pilih titik mana yang dianggap urgant untuk segera diperbaiki, “Jelas Eji kepada Warta Hukum diruang kerjanya. (Chefy)