Polsek Krembangan Berhasil Mendamaikan Tentang Tuduhan Penculikan Gadis Belia

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Kali Ini ditunjukan oleh Polsek Krembngan yang berhasil merendam keamukan massa yang terpancing emosi
kepada Saudari Kholisatul Khoadah, yang diduga menfitnah menculik seorang gadis belia yang bernama Aisa yang ber usia (3 Tahun)

Kapolsek Krembangan yang dipimpin oleh Kompol Esti Oetami, SH MH bersama anggota Reskim dan Anggota Patroli 822, dengan berniat baik untuk menemui Warga Rw. 06, Tambak Asri Kel. Moro Krembangan Kec. Krembangan, pada hari Jumat 02-11-2018. Pukul 20.00s/d 21.00

Dari acara pertmuan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Krembangan beserta Anggota Reskrim, dan Anggota 822 Polsek Krembangan, Perwakilan Ibu PKK Rt, dan Rw. 06 Tambak Asri, Ketua RW 06 Tambak Asriy, Ketua RT 02, 03, 8,9,12,14 RW 06 Tambak Asri, Sekretaris RW 06 Tambak Asri.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kejadian salah Paham di Rw 06 Surabaya yang menuduh Sdri. Kholisatul Khoidah sebagai penculik dalam sesi pertemuan tersebut, perwakilan keluarga Sdri. Kholisatul Khoadah menjelaskan
Bahwa benar Kholisatul Khoadah telah mengalami gangguan jiwa sejak Tahun 2010 dengan menunjukan surat keterangan dari Puskesmas dan dari Lurah setempat serta Kartu Keluarga

Kholisatul Khoadah lepas dari penjagaan orang tuanya setelah Sholat Subuh dan membawa sepeda angin meninggalkan rumah tanpa pamit dan Keluarga pun telah mencari dan mendapati sepeda angin yang digunakan Kholisatul khoadah yang di letakan di Pasar Keluarga pun kaget mendapat telpon dari Polsek selanjutnya meluncur ke Surabaya dengan membawa bukti bahwa Khoidah telah mengalami gangguan jiwa, Ungkap dari keluarga Kholisatul Huda.

Dari acara tersebut Kompol Esti Oetami, SH MH pun menghimbau kepada Masyrakat Krembangan. Agar Masyarakat tidak mudah terprovokasi tentang adanya berita Hoax penculikan anak untuk diambil organnya, lanjutnya Bunda Esti pun memberikan persepsi jika Masyrakat mendapati orang yang mencurigakan segera hubungi Polsek dan jangan langsung berpersepsi, serahkan semua proses penyelidikannya benar atau tidaknya pada Kepolisian,

Warga yang turut hadir diharapkan dapat meneruskan kepada seluruh Warganya bahwa di Tambak Asri tidak ada penculikan namun merupakan salah paham akibat berpersepsi sendiri tanpa bukti yang cukup dan diharapkan orang tua tetap menjaga anaknya dengan baik karena sudah merupakan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai orang tua, tandasnya Perwira yang berpangkat melati tersebut.

Dari keseluruhan kegiatan acara pertemuan tersebut Kompol Esti Oestami pun tidak lupa memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada Masyarakat untuk pandai-pandai mana yang pemberitaan jangan langsung percaya hrus ditelurusi dahulu.

Dari keseluruhan kegiatan mempertemukan Wakil keluarga dengan perwakilan Warga Rw 06 didampingi Kapolsek beserta anggota Polsek Krembangan kini berjalan lancar, aman terkendali dan diakhiri dengan sesi bersalam salaman untuk saling meminta maaf. (Syahril)