Menulis Membuat Dirimu Tidak Terbelenggu

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Oleh: Jumari Haryadi Kohar.

WH Bandung : 31 Oktober 2018. Menulis merupakan sebuah aktivitas yang menyehatkan. Sebuah tulisan mampu mengekspresikan pikiran dan perasaan kita ke dalam serangkaian kalimat yang penuh makna. Tulisan yang dihasilkan dari pikiran bersih tentu bisa menjadi bahan bacaan bergizi bagi pembaca.

Seseorang yang merasa galau karena sedang memendam problema dalam hidupnya, pasti batinnya akan merana. Masalah dalam dirinya akan terus menari-nari dan berputar di dalam kepalanya. Tentu hal ini bisa membuat dirinya gundah gulana. Makan tak enak dan tidur pun tak nyenyak. Lantas, apakah hal ini terus dibiarkan dan berpeluang menjadi mala petaka?

Tentu saja hal ini tidak boleh terjadi. Pikiran yang sedang galau harus dicari obatnya. Setiap masalah selalu ada solusinya, meskipun tidak semua orang bisa menemukannya dengan cepat. Namun, kalau kita mau berusaha mencarinya, maka peluang untuk keluar dari masalah pasti akan terbuka lebar.

Setiap masalah yang menghantui hidup kita dan sedang mengalami jalan buntu, bisa membuat kita salah langkah. Diam saja juga tidak menyelesaikan masalah, begitu juga dengan banyak bicara. Jika kita mengungkapkannya kepada orang yang salah, maka urusannya justru akan semakin rumit. Oleh sebab itu kita harus bisa mencari orang yang tepat untuk curhat. Sayangnya tidak mudah menemukan orang bijak yang bisa membantu menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

Apakah ada cara untuk curhat kepada banyak orang dengan cara yang efektif? Tentu saja ada! Salah satu caranya adalah melalui tulisan. Masalahnya, selama ini menulis itu dianggap sebagai pekerjaan intelektual yang sulit dilakukan oleh orang awam. Padahal, menulis itu tidak sesulit yang kita bayangkan. Sulit itu karena kita tidak tahu cara memulainya. Oleh sebab itu cara yang paling tepat adalah berguru dengan orang yang sudah berpengalaman menulis.

Salah satu manfaat menulis adalah mampu membuat pikiran dan perasaan kita menjadi lega. Menulis mampu membuat jiwa yang resah menjadi teduh. Hal ini dimungkinkan karena beban yang selama ini tersimpan di dalam kepala berpindah ke dalam tulisan. Beban otak menjadi berkurang, sehingga secara perlahan jiwa pun menjadi lebih tenang.

Ayo menulis dan rasakan manfaatnya bagi kesehatan jiwamu. Jangan biarkan rasa galau selalu menyelimuti hidupmu. Buat dirimu menjadi tidak terbelenggu dengan masalahmu dan jadikan tulisanmu sebagai senjatamu dalam mengatasi problema hidupmu.

Salam pena kreatif!
(Korlip Nasional Ahmad Safei. SH)
Bandung, 31 Oktober 2018
*photo koleksi Wira Kesatria