Hingga Akhir 2019 DPP MOI Targetkan 1000 Badan Hukum Media Online

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Jakarta : Kabar gembira bagi seluruh media online yang ada, khususnya di Indonesia terkait cara mudah untuk mendapatkan badan hukum Perusahaan Pers.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Media Online Indonesia (MOI) Rudi Sembiring Meliala didampingi Sekretaris Jenderal Eddy Prabowo menjelaskan, saat ini pihaknya menargetkan 1000 pendirian badan hukum perusahaan pers sampai pada akhir tahun 2019.

Target ini ditempuh dengan melakukan beberapa terobosan yaitu mempermudah proses pendirian setiap Perusahaan Pers, dan meringankan biayanya. Sehingga kedepannya tidak ada lagi alasan untuk media online khususnya di Indonesia untuk tidak berbadan hukum perusahaan pers.

“Jika ada pengusaha media online yang tidak mampu membiayai pembuatan perusahaan persnya, kami (DPP MOI,Red) akan memberikan pinjaman atas sebagian dari biaya itu demi berkembang dan semakin majunya media online di Indonesia,” Ujar Rudi S Meliala.

Menurut Rudi, program ini tergolong mendesak dan harus segera dilakukan. Karena selama ini dinilai cukup rawan dan memiliki resiko tinggi bagi para media online di Indonesia pada saat melakukan pemberitaan dan jika perusahaan persnya belum berbadan hukum.

“Kasus kriminalisasi pers dengan menggunakan UU ITE marak dilakukan saat ini kepada jurnalis dan media massa online. Ini juga adalah bagian dari Program MOI untuk menjaga Media Online dari tindakan kriminalisai jurnalisme yang kerap terjadi. Tetapi jika telah berbadan hukum perusahaan pers, maka media online tersebut tidak boleh dikenakan UU ITE dalam kasus pencemaran nama baik,” jelasnya.

Kedepannya, lanjut Rudi, DPP MOI menargetkan akan mendaftarkan semua media online yang tergabung dan berbadan hukum agar terdaftar di Dewan Pers.

“Jika ada media online yang menginginkan program pembuatan badan hukum perusahaan pers ini silahkan menghubungi setiap pengurus DPC atau DPW, atau DPP, atau dapat mengunjungi website www.moi.or.id,” tutupnya. (Red)