Lasman Siahaan Terpilih Jadi Ketum IPJI Periode 2018-2023

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Jakarta : Ketua Dewan Penasehat Perkumpulan Wartawan Online Indepeden Nusantara ( PWOIN) Laksamana TNI Tedjo dalam pembekalannya di Munas IV IPJI di Hotel Grand Cempaka 27-28 Oktober 2018 meminta insan pers harus bekerja secara jujur dan profesional.

“Perkembangan teknologi begitu cepat maka Penulis dan jurnalis harus bisa mengikuti dinamika sekarang, ” demikian Laksamna Tedjo yang juga pernah Menkopolkam di era Jokowi ini.

Laksamana Tedjo mengingatkan di Tahun Politik ini, penulis dan jurnalis harus bisa independen. ” Sifat Independensi itu membuat profesi jurnalis dan penulis mempunyai sudut pandang yang luas memandang perkembangan politik, ” ujar Laksamana Tedjo dengan semangat.

Tapi, Laksamana Tedjo dalam memperjuangkan profesi ini sekaeang ini, menghadapi tantangan yang berat seperti kriminalisasi pers termasuk pembunuhan terhadap wartawan seperti Muhammad Yufuf.

Laksamana Tedjo mengakui, memang perlindungan dan standarisasi profesi jurnalis dan penulis masih lemah
“Saya berharap IPJI dapat bekerjasama debgan PWOIN menciptakan program peningkatan dan pengembangan standarisasi jurnalis dan penulis ini, ” ujar Laksamana Tedjo yang juga penasehat Dewan Maritim ini.

Dalam membangun kebersamaan dikalangan Penulis dan Jurnalis, Laksamana Tedjo mengatakan perlunya peningkatan persatuan dan kesatuan jurnalis dan penulis.

” Saya usul di organisasi IPJI dan PWOIN disusun program persaudaraan insan pers seperti Kegiatan Press Brotherhood,” ujar Laksamana Tedjo dengan senyum sumbriangah.

Laksamana Tedjo mengingatkan profesi jurnalis dan penulis bisa menghalau berita hoax .

” Banyak masyarakat dan wartawan korban berita hoax termasuk saya sendiri juga korban berita hoax sehingga lengser menkopolkam,” ujar mantan Kasal ini mengenang.

Dan Berita Hoax itu menurut Laksamana Tedjo sangat menyakitkan. Dia berharap kejadian berita Hoax yang dialaminya dapat menjadi pelajaran berharga.

Munas IPJI ke IV yang diikuti utusan DPP, 23 DPW propinsi dan 99 DPC IPJI seluruh Indonesia itu, akhirnya menuntaskan pemilihan Ketua Umum 2018-2023 dengan tetlipihnya Lasman Siahaan, SH, MH sebagai ketum baru menggantikan ketum lama Toufic Rachman. Pemilihan berjalan lancar karena dilakukan secara aklamasi.

Selanjutnya dalam penyusunan pengurus lengkap DPP IPJI 2018-2023 dibentukan formatur 5 orang yaitu Mantan ketum lama, Toufic Rachman. Ketum terpilih dan utusan DPW bagian barat,, Heri Sulaeman Ketua IPJI DKI Jakarta, Ketua IPJI Kalteng Labat mewakili Indonesia Tengah serta Ketua IPJI NTY, Yappi mewakili Indpnesia Timur.

Susunan DPP IPJI periode 2018-2023 dibacakan langsung mantan ketum lama Toufic Rachman dan menyebut kesediaan Menteri Perhubungan Budi Karya atas nama pribadi duduk sebagai Ketua Dewan Pembina IPJI menggantikan Mayjend Hendardji Soepandji.

Munas IPJI berakhir dengan pelantikan pengurus baru. Mantan Ketua Penasehat IPJI, Letjen Sutiyoso meminta agar pengurus bekerja secara profesional.

“Mari kita halau berita HOAX karena merusak keutuhan bangsa, ” ujar mantan Kepala badan Intelijen Negara (BIN) dan Gubernur DKI ini. Letjen Sutiyoso juga melantunkan lagu blues dengan suara yang indan dan eksotik. (Binsar/Panpel Munas IPJI)