Pemuda NTT Bentrok Dengan Warga Desa Tambak Sawah

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sidoarjo : Bentrokan yang terjadi antara Warga Desa Tambak Sawah, Kec. Waru, dengan puluhan pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), tak hanya membawa korban luka-luka dugaan akibat benda tajam saja. Melainkan, kendaraan para pemuda yang berada di Jalan Blambangan l, Tambak Sawah, Kec. Waru, yang ditinggalkan para pemiliknya, juga menjadi sasaran amarah Warga setempat.

Motor-motor pemuda NTT yang ditinggal lari para pemuda NTT saat menyelamatkan diri, dilemparkan warga Tambak Sawah yang marah ke  saluran air desa setempat. Motor-motor itu tergeletak di saluran air sampai bertumpuk-tumpuk.

Kejadian ini juga mengundang perhatian warga setempat dan pengguna jalan yang melintas di Tambak Sawah. “Ya semalam banyak motor yang dijegurkan ke sungai oleh warga. Sampai lihat sendiri berapa motor dalam sungai itu,” kata Abdul warga setempat, Minggu (21/10/2018).

Sampai kini, situasi Desa Tambak Sawah, menjadi perhatian aparat kepolisian. Para personil Raimas (pengurasi masyarakat) dari Sat Sabhara Polresta Sidoarjo juga melakukan penjagaan di desa setempat, khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Sebanyak 16 motor milik pemuda-pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terlibat bentrok dengan warga Desa Tambak Sawah, Kec. Waru, yang dilemparkan ke saluran air oleh warga Tambak Sawah, satu persatu dievakuasi ke daratan, Minggu (21/10/2018).

Evakuasi dilakukan oleh aparat Polsek Waru dengan bantuan satu alat berat yang didatangkan ke lokasi ke Jalan Tambak Sari RT 3 RW 2 Tambak Rejo, Kec. Waru, yang berbatasan dengan RT 6 RW 2 Desa Tambak Sawah.

Evakuasi motor-motor pemuda NTT berbagai jenis motor tersebut juga mengundang perhatian warga sekitar. Warga tumplek blek menyaksikan motor-motor itu diangkat ke daratan. Bahkan kemacetan di jalan tersebut juga tak terhindarkan karena banyaknya warga yang melihat jalannya evakuasi motor-motor yang dilempar ke sungai usai terjadi bentrokan tersebut.

“Semalam memang ramai massa di depan rumah H. Tamyis, tempat kost beberapa anak luar pulau. Pemuda-pemuda NTT yang terlibat bentrok sampai berlarian karena warga Tambak Sawah tak menerimakan ulah pemuda-pemuda NTT yang dinilai merugikan,” kata Imam Warga setempat.(Redho)