KARENA DIDUGA ADA KORUPSI DI DESA CIROYOM, BPD JADI KORBAN INTIMIDASI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bandung Barat : Setelah ada pemberita online di media warta Hukum yang mengatakan oknum lurah garong dana desa edisi minggu lalu, spontan oknum Kades Ciroyom Kecamatan Cipendey Bandung Barat, melakukan perbaikan pembangunan jalan gang di tiap titik titik.

 

Sementara dugaan korupsi oknum Kades Ciroyom yang saat ini menjadi kontrdiktif dan jadi buah bibir di kalangan masyarakat serta mengundang reaksi yang negatif, seperti kebakaran jenggot, sehingga camat dan apdesi cipendey memanggil Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) untuk di kelarifikasi dan menarik omongan BPD apa yang sudah di katakan kepada media, bahwa yang sebenarnya dikatakan BPD itu mesti diakui adalah bohong.

Namun BPD enggan membuat statmen kepada media manapun untuk mengaku bohong, karna kenyataanya memang sudah sebenarnya tinggal masyarakat bisa menilai tentang BPD dan tentang Kepala Desa Ciroyom.

“Saya tidak mau bohong memang saya mengatakan yang sebenarnya, kenapa pak camat dan apdesi berikut lurah panggil saya dan lebih-lebih harus meminta maaf dihadapan media kepada kades dan harus menarik omongan saya seakan yang diomongin saya itu kepada media adalah bohong, dan kenapa lurah lurah mesti ngajak Duel (patutunggangan) kesaya, ini tekanan kepada saya”, Jelas Mukhsin BPD.

BPD malah ada kesiapan, jika nanti menjadi permasalahan hukum terkait pembangunan yang ada di Desa Ciroyom maka siap jika dipanggil penegak hukum untuk dimintai keterangan.

Saat dikonfirmasi bendahar desa saudara iip, “ada anggaran yang diambil dan dipindahkan Dari rekening Desa kerekening BNI milik pribadinya lurah Wawan. Dan saya tidak mau menjelaskan waktu saya jadi bendahara desa saya sudah serahkan Sepenuhnya kepak kades Wawan dan camat juga tau karna ada laporanya, ” pungkas Iip Bendahara Desa.

Masyarakat Desa Ciroyom berharap dengan adanya bantuan pemerintah itu bisa dirasakan dan bisa dialokasikan sebagaimana mestinya, jika memang ada dugaan korupsi kami berharap kepada penegak hukum supaya menyikapi nya agar membuat efek jera dan bisa dijadikan perhatian kepada yang lainya. Karena perbuatan korupsi kolusi dan nepotisme adalah musuh bangsa dan musuh Negara. (Bar, Jang, Her)