HAMPIR 12 TAHUN RAIB, BATU JOLI KINI TELAH KEMBALI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tulungagung : Sejak Tahun 2006, Batu Joli telah raib dari tempat asalnya Situs Gunung Budeg Desa Tanggung Kecamatan Campurdarat. Raibnya Batu tersebut diduga kuat telah dicuri orang yang tidak bertanggung jawab.

Batu Joli merupakan Batu yang mengandung nilai sejarah yang menjadi satu kesatuan dengan Situs Gunung Budeg. Hilangnya Batu tersebut membuat Masyarakat sekitar Situs Gunung Budeg merasa sangat kehilangan dan tentunya seluruh Masyarakat Tulungagung juga ikut merasakan dampaknya. Tidak ketinggalan Masyarakat Tulungagung yang tergabung dalam LSM GMBI Distrik Tulungagung juga ikut berusaha mengembalikan Batu Joli tersebut ke tempat asalnya.

Asep Yumarwoko, ST.MM selaku Ketua LSM GMBI Distrik Tulungagung saat di kantornya mengungkapkan bahwa sudah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mengembalikan Batu Joli ke tempat asalnya. “Sesuai surat permohonan kami kepada Kapolsek Campurdarat dengan Nomor surat : 303.A/PD/M-Tulungagung/LSM-GMBI/XI/2016, kami sangat berharap proses pengembalian Batu Joli bisa dilakukan secepatnya.Kami tidak bisa intervensi, karena status Batu tersebut diwaktu itu (Tahun 2016) sebagai barang bukti tindak kejahatan. Kami hanya bisa berharap prosesnya bisa dipercepat,”ungkapnya. Selasa,16 Oktober 2018.

Hal senada diungkapkan oleh Hariyadi selaku pegawai pengelola Museum Tulungagung. Menurut Hariyadi, memang proses pengembalian Batu Joli membutuhkan waktu yang panjang.Sejak dilaporkan oleh Saudara Sutrimo selaku Juru pelihara situs pada Tahun 2006, barulah di Tahun 2018 ini Batu tersebut berhasil kembali dan ini hampir memakan waktu 12 tahun lamanya. Sedikit ulasan kronologis kejadian tersebut, Tahun 2006 saudara Sutrimo melaporkan ke Polsek Campurdarat bahwa Batu Joli yang berada di Situs Gunung Budeg telah hilang. Baru di Bulan April pihak Museum Tulungagung menerima informasi tentang keberadaan Batu Joli tersebut dan langsung membuat laporan kembali ke Polsek Campurdarat. Barulah di Bulan Mei Tahun 2012, pihak Polsek Campurdarat mendatangi rumah Saudara Maksum Desa Pelem Kecamatan Campurdarat untuk mengambil Batu Joli dan dibawa ke Mapolsek Campurdarat.

Setelah itu tidak ada perkembangan apapun terkait Batu Joli. Barulah pada tanggal 24 September 2018, pihak BPCB Tulungagung dan BPCB Jawa Timur mendatangi Polsek Campurdarat untuk mengecek Batu Joli karena akan ada proses penyerahan Batu tersebut.

Pada Tanggal 26 September 2018, Batu Joli diserahkan oleh Wakapolsek dan di saksikan oleh kepala Desa Tanggung, mantan juru pelihara (Sutrimo) dan tokoh Masyarakat. Penantian panjang ini memang melelahkan, namun sekarang sudah terbayarkan karena Batu Joli sudah kembali. (Lgeng)