Nguri-Nguri Adat Budaya Jawa, Desa Nglambangan Gelar Bersih Desa

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Madiun : Mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa selama setahun masyarakat Desa Nglambangan Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun menggelar Bersih Desa atau Sedekah Bumi.
warga masyarakat desa Nglambangan mengarak gunungan berisi polo pendem dan hasil bumi ke Punden Lambang Kuning , Desa Nglambangan Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun-Jumat, 26/9/2018.

Kegiatan bersih desa ini untuk melestarikan adat budaya. Acara ini diikuti perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, dan para pemuda. Seluruh peserta arak-arakan mengenakan busana bermacam-macam. Rombongan berangkat dari rumah Kepala Desa Nglambangan menuju ke Punden yang berjarak sekitar 500 Meter, sementara di Lokasi Punden setelah dilakukan prosesi adat oleh sesepuh Desa dan juru kunci, usai prosesi gunungan polo pendem bakal digelar kesenian Langen Beksan Tayub di punden desa setempat. Para penggemar Langen Tayub dan sejumlah daerah dipastikan bakal ikut memeriahkan pagelaran seni tersebut.

“Kegiatan bersih desa untuk melestarikan kearifan lokal dan nguri-nguri budaya leluhur,” kata Kades Nglambangan Drs. Jumani, bersih Desa dimaksudkan untuk menjaga tradisi dan memuliakan budaya Jawa. Khataman AL- Quran , genduri sedekah bumi dan tasyakuran merupakan serangkaian acara kegiatan bersih Desa. Panitia juga menggelar pengajian umum di Punden Desa Nglambangan.

Bersih desa ini agenda rutin tahunan sebagai ungkapan dari syukur atas rejeki yang melimpah, jelasnya. Lebih lanjut ,ia berharap dengan diadakannya kegiatan bersih Desa ini bisa menjalin silahturahmi antar Warga. Terima kasih saya ucapkan kepada pihak-pihak terkait dengan suksesnya acara bersih desa ini. Semoga dengan hal ini menjadikan kita lebik kompak dalam memajukan Desa Nglambangan yang kita cintai untuk menuju Nasyarakat yang lebih baik, dan sejahtera, tuturnya. (Yl)