POLRES MALANG GELAR PASUKAN OPERASI MANTAP BRATA 2019

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang Raya : Mendekati bergulirnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, Polres Malang beserta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten bersiap untuk menyukseskan event pesta demokrasi 5 tahunan itu.

Setelah pada paginya mengadakan gelar pasukan Operasi Mantap Brata 2019, siangnya Polres Malang menjalin sebuah kesepakatan dengan meneken MoU bersama Badan Pengawas Pemilu dan Kejaksaan Negeri Malang mengenai Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakumdu) Pemilu 2019, Rabu (19/9/2018).

Bertempat di Aula Sanika Widya Polres Malang, penandantangan kesepakatan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung dan dihadiri oleh Bupati Malang Rendra Kresna, Kepala Kejari Kabupaten Malang Nasril SH, Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawwad beserta para undangan lainya.

Sentra Gakumdu terdiri dari Bawaslu Kabupaten Malang, Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang dan Satreskrim Polres Malang. Luasnya wilayah dan padatnya jumlah penduduk, menjadikan Pileg ditempat ini rawan terjadinya pelanggaran dan kecurangan pemilu. AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, sejak penandatanganan siang hari ini, kerja Tim Gakumdu tinggal 6 sampai 7 bulan ke depan.

Setelah penandatanganan ini, tugas kita ke depan tersisa 6 sampai 7 bulan lagi. Artinya ini tugas yang tidak ringan bagi tim Gakumdu untuk mengatasi seluruh permasalahan terkait sengketa pemilu baik Pileg dan Pilpres kedepannya, terang Ujung, Rabu (19/9/2018).

Perihal mengenai kesiapan menjelang Pemilu 2019, Polres Malang sudah mengawali kesiapsiagaan menjelang Pileg dan Pilpres dengan menggelar apel pasukan Operasi Mantap Brata 2018. Total 764 anggota akan siap siaga menjaga jalannya Pemilu 2019

Mulai dini hari nanti, operasi Mantap Brata 2018 sudah kami gelar, semua kami lakukan untuk mendukung upaya pengamanan selama pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019,telah kami siagakan 764 anggota, 500 dari Polres dan 264 dari jajaran Polsek yang ada di Kabupaten Malang, ujarnya.

Turut hadir dalam acara, Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva yang menjelaskan, pihaknya akan dibantu 99 pètugas dari Bawaslu yang ada di setiap Kecamatan.

Kami dibantu personel dari Bawaslu juga dalam mengawasi seluruh potensi pelanggaran pemilu. Di mana satu kecamatan dari 33 kecamatan se Kabupaten Malang, terdapat 3 petugas Bawaslu. Mereka dibayar oleh APBN,jelas George.(Kie)