Setelah Sholat Idhul Adha, Bupati Sampang Menyerahkan Hewan Kurban

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Hari Raya Idhul Adha 1439 H (10 Dulhijah) yang jatuh pada hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018 maka Bupati Sampang (Drs Ec Jonathan Judianto, SH) bersama seluruh Forkompinda serta masyarakat umum melaksakan Sholat Id yang bertempat di lapangan Wijaya Kusuma Sampang dan acara tersebut dimulai sejak jam 06.30 wib dengan Imamnya adalah KH. Fathor Rozi.

Setelah melaksakan sholat Id, kemudian Bupati Sampang didampingi Forkompinda melakukan penyerahan hewan Kurban yaitu berupa 11 sapi dan 13 kambing kepada masjid-masjid, tetapi diwaktu tersebut diberikan secara simbolis kepada 3 lembaga yaitu Masjid Jami’, masjid Dakwah dan NU.

Setelah melakukan penyerahan hewan Kurban kemudian Bupati Sampang bersama Kapolres (AKBP Budi Wardiman, SH, S.iK), Dandim 0828 (Kolonel Inf CZI Ary Syahrial, SE) dan Kasi Intel Kajari (Djoko Suharyanto, SH. MH) mengadakan acara open house yang bertempat di Aula pendopo Bupati Sampang.

Setelah acara open house selesai, kemudian Bupati Sampang (Drs Ec Jonathan Judianto, SH) didampingi Kapolres dan Dandim 0828 mengadakan wawancara dengan pihak awak media, dalam keterangannya Beliau menyatakan, “Sebelumnya saya mohon maaf kepada masyarakat Sampang, karena pengajuan kita ke propinsi tidak disetujui sehingga kita hanya bisa menggunakan setengah anggaran dari daerah, memang saya berharap proposal itu bisa diterima, tapi ternyata tidak diperbolehkan dan harus satu tahun sebelumnya, Alhamdulillah sapi-sapi kami pilihkan sapi yang terbaik, karena sapi-sapi tersebut untuk hewan Kurban dan dagingnya akan dikonsumsi oleh Masyarakat, jadi sapi-sapi Kurban tersebut harus gemuk dan sehat”, Ungkap Beliau.

Selanjutnya Drs EC Jonathan Judianto, SH menambahkan, “Dengan kita berkurban ini, kita harus mempunyai jiwa sosial yang tinggi, karena banyak saudara-saudara kita sesama Muslim masih kekurangan memerlukan sentuhan dan bantuan, Saya kira momentum seperti ini dan juga ritual bagi umat Islam serta juga merupakan esensi dan kepekaan rasa solidaritas yang lebih tinggi, khususnya sesama umat Muslim, sehingga kami beserta Forkompinda yaitu Kapolres dan Dandim yaitu bersama-sama saling membantu dan bekerja sama untuk perduli kepada saudara-saudara kita yang sekiranya kurang mampu agar di beri bantuan”, Ujar Drs EC Jonathan Judianto, SH.

Kemudian setelah kegiatan selesai, maka dilanjutkan dengan acara makan bersama, dan acara itupun berakhir sekitar jam 08.30 dengan tertib. #(Is-one)#