GARA-GARA ORANG GILA MASYARAKAT BERUH DI RESAHKAN.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang :  Desa Beruh Dusun Baban di hebohkan dengan adanya salah satu warga dusun baban di anggap kurang waras (gila) dan mengamuk pada setiap Warga sekitarnya, namun tidak ada tindakan apapun dari pihak keluarga untuk menganti sipasi supaya bisa, tidak membiarkan Supriyah Warga yang kurang waras di biarkan berkeliaran dan terkadang telanjang bulat berkeliling Desa.

Warga Dusun Baban keluhkan karena apa yang telah dilakukan oleh Supriyah terhadap Warga sangat merugikan dan menakutkan, kekhawatiran Warga semakin mencuat karena apa yang di lakukan supriyah akibatkan perusakan,”tembakau saya di cabuti dan saya alami kerugian, ungkap Husni Warga Dusun Baban yang merasa di rugikan, Husni (Warga) sendiri sudah memberikan teguran pada pihak keluarga namun teguran itu tidak di ada tanggapan.

Dengan adanya kejadian ini dan banyaknya keluhan Warganya H. Rusdi Al, Pak Hoyeti Bin Abdullah sebagai Kadus (Kepala Dusun) beliau melakukan tindakan dengan memukul kerena sudah banyak merugikan Masyarakat namun beliau malah di laporkan oleh pihak keluarga ke pihak yang berwajib, atas dugaan tindak pidana panganiyaan sebagaimana di maksud dalam Pasal 351 Ayat (1) KUHP.

Saya juga alami kerugian yang lumayan besar atas perilaku Supriyah (gila) yang merusak saluran air minum (paralon) sampai kerusakannya parah dan tidak bisa mandi dan minum, kata Pak Abbas tokoh Masyarakat di Dusun Baban tersebut, dengan banyaknya keluhkan Warga pihak media melakukan konfermasi terhadap Kades (Kepala Desa) Beruh AKH. Amin.

Saya selaku Kepala Desa telah melakukan tindakan perihal laporan Masyarakat terkait tindakan Supriyah (gila) yang meresahkan Warga, ungkapnya. Saya mendatangi saudara sepupunya yang rumah bersebelahan dengan terlapor dan bermusyawaroh namun hasilnya nihil dan tak ada tanggapan, imbuhnya.

Kepala Desa(Kades) sendiri juga mendatangi rumah yang bersakutan dan ditemui adik dari Supriyah (Fausah) dan mendapatakan petunjuk dari Fausah untuk bisa kasih tau pada saudara lelakinya bertempat tinggal di Surabaya (Sudi) setelah di hubungi melalui tlpn selulernya suruh menghungi nanti karana ada acara dan tidak bisa di hubungi kembali No tlpn (Sudi). Kades Akh Amin sudah tidak bisa berikan toleransi lagi dan akan memberikan perawatan yang layak. (Thollib)