KOTA BATU AKAN PUNYA LABORATORIUM PENELITIAN BUAH APEL

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang Raya : Laboratorium khusus penelitian buah apel bakal segera hadir di Kota Batu. Program ini sebagai komitmen Pemkot melestarikan buah khas kota berjuluk De Klein Switzerland tersebut.

Hal ini untuk tempat edukasi tanaman apel agar tidak punah. Apalagi sebagai ikon Kota Batu. Semua sudah dianggarkan dalam APBD 2018 untuk perencanaan,kata Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso kepada Wartahukum.net

Laboratorium ini, ujar Punjul, rencananya akan dibangun di lahan seluas 2,5 Hektare di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji. Tempat ini nanti tidak hanya sebagai penelitian tapi lengkap dari mulai pembenihan, hingga edukasi panen dan pasca panen. Punjul mengakui, kondisi pertanian apel di Kota Batu saat ini memang sangat jauh berkurang.

Apel di Kota Batu sudah puluhan tahun. Nutrisi di tanah sudah berkurang banyak akibat pemakaian insektisida, ujar pria yang juga sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu tersebut.

Selain itu, masih kata Punjul, ada tawaran tanah 4 hektare milik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang ada di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, juga bakal dikelola. Ini setelah kita berkoordinasi langsung dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Kemendikbud bahkan siap mendukung total pembangunan laboratorium pertanian lengkap dengan Fasilitasnya.

Tanah 4 Hektare milik UMM kita buat untuk kerjasama dalam pengelolaannya. Nanti kami rumuskan bagaimana agar bisa dimanfaatkan bersama, tutup Wawali. (Kie)