Dua Rumah Warga Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya Ludes Dilalap Sijago Merah.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tasikmalaya : Dua rumah milik Kasmin (58) dan Lili (40) warga kampung cibengang RT 018 RW 008 Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya musnah dilalap si Jago merah, Senin (30/7/2018) sekira Pukul 9.30 Wib.

Kebaran dua rumah tersebut berawal diketahui oleh salah seorang warga yang ada disekitar lokasi kejadian. Menurut saksi mata yang ada di lokasi, kebakaran terjadi berawal dari tungku api yang berada di dapur dan terletak ditengah tengah antara kedua rumah tersebut dan keadaan api yang masih menyala, namun saat api merambat ke bagian rumah yang masih panggung milik Kasmin pemilik rumah sedang tidak ada di lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, Namun harta benda milik korban dilaporkan ludes dimangsa api hingga mengalami kerugian masing masing Kasmin rumah panggung sekitar Rp. 40.000.000 dan Lili bin Ukin rumah semi permanen sekitar Rp. 50.000.000

Api berhasil dipadamkan warga secara manual dengan menggunakan peralatan seadanya agar tidak merembet ke rumah waga lainnya dan dibantu oleh aparatur pemerintah yakni Kepala Desa, Aparat Kepolisian dari Polsek dan Babinsa beserta jajarannya dari Koramil Bantarkalong pun ikut serta memadamkan api.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Warta Hukum dari sejumlah warga sekitar, Ara Suhara yang berpotensi sebagai Kasi Pemerintah (Kasipem) Desa Simpang mengatakan bahwa saat kebakaran terjadi kondisi masing – masing rumah dalam keadaan kosong, karena pemilik rumah sedang berada di rumah tetangganya yang sedang pesta hajatan yang tidak jauh dari lokasi kebakaran, “terangnya.

Saat dikonfirmasi Warta Hukum, Dedi Gatot selaku kepala Desa membenarkan bahwa kebakaran tersebut berasal dari tungku api yang berada di dapur rumah milik Kasmin yang masih menyala dan ditinggalkan oleh pemiliknya, “Atas kejadian ini saya selaku kepala desa beserta seluruh staf desa Simpang turut berduka, disamping itu saya pun akan segera tindak lanjuti untuk melaporkan kepada bapak camat kecamatan bantarkalong, dan sebagai tanggap darurat kami yang sementara dibutuhkan yaitu Sembako, air mineral, pakaian, alat rumah tangga, selimut, dan obat-obatan, adapun upaya yang telah kami lakukan adalah relokasi korban ke rumah keluarga/kerabat terdekat, “Jelasnya. (Chefy /Ade)