Satreskoba Polrestabes Surabaya Tangkap Residivis Narkoba

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Mas’ud tidak mau jera menjadi pengedar narkoba, kendati sudah empat kali masuk lapas. Pria 39 tahun asal Jl Balongsari Indah Praja yang kos di Jl Petemon Surabaya kembali terciduk dalam tindak kejahatan Narkoba. Kali ini Mas’ud diciduk Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumah kosnya Jl. Patemon Surabaya, 11 Juli 2018 malam.

Penangkapan Mas’ud berawal dari informasi masyarakat lantaran sering melakukan transaksi narkoba jenis sabu. Setelah dilakukan penyelidikan dan pelaku diyakini menyimpan sabu, tim Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menggerebek kamar Mas’ud.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu paket sabu seberat 23 gram yang dibungkus plastik,” sebut AKBP Roni Faisal, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Selasa (17/7/2018).

Ketika dilakukan introgasi, lanjut Roni, Mas’ud mengaku masih memiliki sabu yang eisimpan di rumah asalnya, Jl  Balongsari Surabaya. Polisi pun meluncur ke Jl.Balongsari dan menggeledah kamar Mas’ud. Hasilnya, polisi menemukan dua paket sabu 70 gram lebih.

Kecuali sabu, P

Polisi menemukan buku rekening, token, ATM, plastik klip kosong dan  timbangan sebagai barang bukti.”Kalau ditotal, sabu yang kami sita dari pelaku (Mas’ud) ini hampir satu ons,” tutur Roni.

Begitu Mas’ud digelandang ke Mapoltestabes Surabaya dan dilakukan pemeriksaan, lanjut Roni, pelaku Mas’ud mengaku mendapatkan sabu dari seorang temannya yang bernama BN.

Mereka saling mengenal semenjak masih menjadi tahanan nakroba di Lapas Porong. “Pelaku ini sudah empat kali masuk Lapas atas kasus penyalahgunaan narkoba,” jelas Roni. Mas’ud dslam pemeriksaan mengaku, baru sekali ini membeli  sabu dalam jumlah besar kepada BN.

“Saya beli sabu dengan harga Rp 800 ribu setiap  satu geram. Rencananya akan saya jua dapam paket-paket kecil,” aku Mas’ud. Kini Mas’ud kembali.mendekam sel tahanan dan bakal dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. “Syahril”