Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus 3C

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Mengungkap kasus 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) selama satu bulan. Hasilnya polisi menangkap 65 tersangka dari 40 kasus berbeda, Senin (9/7/2018). Dari 40 kasus dan 65 tersangka, masing-masing Pencurian dengan Pemberatan (Curat) sebanyak 14 kasus, 29 tersangka. Pencurian dengan kekerasan (Curas) 20 kasus dengan 21 tersangka, serta Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 6 kasus 15 tersangka. Polisi juga mengamankan pelaku premanisme, sebanyak 487 orang untuk dilakukan pendataan dan dibina .

Kapolres tabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan didampingi penjabat utama para kanit reskim Polsek jajaran &kasubag humas akp cinthya dewi ariesta,Akp M. Akhyar menerangkan bahwa modus operasi dilakukan oleh tersangka Curat adalah merusak gembok dan mencongkel pintu. Modus operasi Curas adalah menarik tas, memepet korban rampas ponsel. Sementara modus operasi Curanmor adalah rusak kunci dan kunci palsu.

Dari kejadian ini polisi dapat mengamankan satu unit mobil, 20 sepeda motor, 21 ponsel, tiga kardus ponsel, tiga kunci T/L, tiga sepeda angin, 10 pakaian, tujuh tas, tiga buah STNK/BPKB, tiga kunci kontak, dua kotak amal, dua cctv, sebuah mata bor, dua burung, sepasang sepatu, satu kamera, dua sangkar burung, tiga helm, satu masker, satu gunting, satu linggis, dan uang sebesar Rp 5.640.000.

Dalam rilis terlihat ada satu perempuan ikut bergumul di tengah-tengah puluhan tersangka. berambut panjang tersebut sempat ditanya Kombes Pol Rudi Setiawan, Kapolrestabes Surabaya terkait kejahatan yang dia lakukan. “Curanmor, bareng pacar,” jawab perempuan tersebut yang kemudian terisak menangis dan smbil menutup wajah dengan rambut hitam panjang gemulai.

Dari hasil kronologis bahwa siwanita ini ada bernama Siti Nurul Aroffah yg sedang ditangani Polsek Bubutan. Kombes pol Rudi juga mnyampaikan kepada media kita akan bersikeraas melakukan operasi” terhadap pelaku” tindak kejahtan jlanan dn kegiatan itu dimaksudkan cipta kondisi dan beliau juga mnjbawab pertnyaan media tentang angka kriminal meningkat:

Dengan hati yang sabar dan ikhlas bahwa AKBP. Rudi Setiawan tadi pagi mengarahkan pejabat” utama Polrestabes Surabya bahwa kita tidak bisa bergerak sendiri menghadapi dalam maraknya kejahatan jalan kita bekerja sama dengan responden masyarakt yangg lain dan untuk masyarkat.

Kemudian bekerja sama dengan NKPN, PN, kaitannya untuk mnghimbau pada mayarakat supaya kita berjalan diwaktu-waktu yang tempat sepi untuk “bener” memperhatikan keamanan baik dirinya dan barang-barangnya agar tidak membawa barang-barang yang berharga yang terlihat diluar seperti gelang dan cincin dan sebagainya  itu salah satu persentif kita bertugas.

Dari perhelatan Sea Games Pun beliau memberikan kesan-kesan kita bukan tempat diselenggarakan di Palembang Jawa Barat, Jakarta. Tetapi suasana harus damai seluruh Indonesia jangan sampai ada pemberitaan kegiatan pesta Olahraga penyelenggara tersebut atau pelaku-pelaku itu bermain tempat penyelenggara tersebut oleh sebab itu kata tekan Advon, Cipkon masing-masing daerah dan ini hasil dari Polrestabes Surabaya ucap AKBP. Rudi.

Dan beliau menyapaikan selama mulai manjabat di Kapolrestabes Surabaya, saya akan memerintahkan pada jajaran bahwa kita tindak tegas semua pelaku kejahatan dan kita harus melindungi Kota Warga Kota Surabaya kalau pun mereka memang membahayakan baik petugas maupun orang lain upaya tegas itu sudah ada atura nya. Jika itu perlu ditembak ditempat dan kita akan melakukan ditembak ditempat.

Dari penyampain hal terakhir beliau meyampainkan kepada media dan masyarakat jangan lupa menyebut Jargo3x, (Jogo Surabaya). Insyallah masuk surga dengan senyum khas tawanya, Kombespol Rudi Setiawan. “Syahril”