“Tanah Hak Milik Ahli Waris Alm. Sabung bin Loji” Diduga Dirampas Dimanfaatkan Pembangunan Gedung SDN Bojongsari II. Ruko. Kantor Desa Bojongsari Kec. Kedungwaringin Kabupaten Bekasih

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Kab. Bekasi : Menindak lanjut berita pada (16/10/2020) Kasus dugaan sengketa dua bidang tanah, darat Hak Milik “Sabung bin Loji,” Nomor C.1904-1905, Persil: 123 Luas tanah. 0.066 H/ 660 M2-0.055 H/ 550 M2 = 0.121 H/ 1.210 M2, lokasi Kp. Mareleng RT.001/005 Desa Bojongsari Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi,Tanah tersebut samapai saat ini, di Bangun Kantor Desa Bojongsari. Di Bangun Gedung SDNegri Bojongsari II dan di Bangun Ruko, ungkap Hj. Sanih Ahli Waris Sabung binti Loji, kepada Media Warta Hukum, (17/10/2020)

Ditempat yang sama WH. Mencoba konfirmasi Saksi kesatu: Nasar yang akrab dipanggil Acang, saat diminta keterangannya, sejauh mana mengetahui terkait tanah Hak Milik Sabung bin Loji” Acang mengatakan, pada tahun 1960, dekat lokasi tanah Hak Milik Sabung bin Loji, baru ada bangunan 4 rumah, diantaranya, rumah H. Sarmat. Rmh. Ust. Seli. Rmh. Sanim dan rmh. Nami, ucap Acing”

Waktu itu Lurah Muhi, musyawarah sama Sabung, ingin membangun Kantor Desa tidak ada tanahnya, tanah Sabung di pinjam untuk Pembangunan Kantor Desa, tanah ini dituker dengan Tanah Bengkok, Pa,waktu dulu namanya masyarakat, merasa takut dengan Pemerintah, ini lagi menurut Lurah Muhi, ada gantinya Tanah Bengkok.”kata Acing” Tanah ini mutlak Hak Milik Sabung bin Loji, Engkongnya Hj. Namah, Abah siap menjadi saksi kalau memang diperlukan, kasian Ahli Warisnya Tolong di bantu Pa? pungkasnya kepada WH. Saptu (17/10/2020)

Sementara” Saksi kedua Sanam” saya tinggal di rumah Tong’ih samping sumah Sabung, waktu itu kedatangan Lurah Muhi, H. Edi.”kata Sanam” sama halnya yang dikatakan, Acing,H. Edi itu Ketua KUD dan sebagai tokoh masyarakat, yang seharusnya, sebagai tokoh masyarakat, harus menolong masyarakat jangan menakut-nakuti masyarakat, Pa? kata sanam”

Saya bersumpah didepan Bapak kalau saya sebagai saksi Boong, saya siap di tembak mati, bahawa tanah ini, mutlak Hak Milik Sabung bin Loji, tanah ini, bisanya di kuasai pelakunya, Lurah Muhi, H. Edi termasup Lurah Wahyudin Permana yang akrab dipanggil BH, saya siap menjadi saksi sampai meja hijau,akan saya buka kan semua di depan Hakim.ucapnya kepada WH, (17/10/2020)

Ditempat terpisah, sebelumnya pada (16/10/2020) Media WH. Mencoba menyambangi Kepsek Hj. Farida di SDNegri Kedungwaringi 1 sebelumnya dinas di SDNegri Bojongsari II, saat di minta keterangan Kepsek Hj. Farida. S.Pd di ruang kantornya, apakah bu kepsek mengetahui, bahwa tanah yang di bangun gedung SDNegri Bojongsari II sudah terbit Sertipikatnya,”kata kepsek”

Tanah di atas bangunan gedung SDNegri Bojongsari II Sertipikatnya sudah terbit juga sudah melihat, terbitnya Sertipikat tanah SDNegri Bojongsari II tahun 2004 dasar Hak Guna Pakai, waktu itu Kepseknya Pa. Amun, bukan saya”kata kepsek farida” saat ditanya ingin melihat Sertipikat tersebut,kata kepsek.yang megang orang Dinas,

WH pertanyakan waktu ibu mengajukan pembangunan gedung SDN Dua lantai tahun berapa, yang merekomindasi ibu,”kata kepsek Farida” betul yang merekomindasi saya, atas dasar Sertipikat Hak Guna Pakai, saya mengajukan pembngunan gedung SDN itu penambahan RKB lantai atas, bukan RKB dua lantai, Media WH mengetahui pembangunan gedung SDN Bojongsari II itu dipugar total, dibangun RKB.bukan hanya lantai atas, kepsek farida sudah membohongi publik, kepsek Farida,diam, pungkasnya,

Dilain tempat, Media WH menyambangi SDNegri Bojongsari II. Saat konfirmasi Kepsek” Hj.Dedeh. S.Pd.MM. di ruang kantornya, apakah ibu mengetahui bahwa tanah gedung SDNegri ini sudah terbit, menurut Kepsek, waktu itu kata bu Kepsek Farida abis ngurus Sertipikat tanah SDNegri Bojongsari II sekarang sudah beres,namun saat di mohon di perlihatkan Sertipikat tersebut, Kepsek pertanyakan ke TU. Pa Asep, menurut keterangan pa Asep, di sekolah tidak megang sertipikat/ atau kopinya, bahwa Sertipikat di Kantor Dinas Bina Marga,ungkap Asep kepada WH,

Sementara, Ade Rojali Pranata. SH Kuasa Hukum Ahli Waris Sabung bin Loji, menanggapi Hasil konfirmasi Media Warta Hukum, menurut keterangan Kepsek Hj. Farida. S.Pd. Sertipikat tanah SDNegri Bojongsari II sudah terbit pada tahun 2004 atas dasar Sertikat Hak Guna Pakai, Kalau memang benar keabsahannya Sertipikat itu Hak Guna Pakai ( HGP ) itu pun berlaku untuk tanah Negara/ atau tanah proponding, “ucap Ade” kami ingin tau kebenaran ucapan kepsek Hj. Farida Sertipikat terbit tahun 2004 dengan dasar Hak Guna Pakai, Sama halnya yang di ucapkan Hj. Dedeh Kepsek SDNegri Bojongsari II yang baru mulai dinas bulan Maret 2020 menurutnya pihak sekolah tidak memegang Sertipikat Asli, Copinya pun tidak ada arsipnya, semua itu ada di Dinas, Yang kami ingin tertawa menurut keterangan pihak TU. Asep, tidak menyimpan copinya,/Arsipnya, Sertipikat adanya di Dinas PUPR ?

Kami setelah memasang Spanduk dengan tulisan” Tanah ini Hak Milik Ahli Waris, Sabung bin Loji..Dalam Pengawasan Kantor Advokat dan Legal Consultan Lawyeres and Parinrs Barang Siapa Masuk/ Menggarap, Mengalihkan, Menjual/Menggadai Tanpa izin Pemilik..Dapat dipidana sesuai Pasal 167 dan/atau Pasal 385 KUHP,”ucap Ade”
Surat pemberitahuan tersebut, sudah diterima dan Tanda-Tangan dan Stempel, oleh, Kepala Desa Bojongsari. Camat Kedungwaringin. Kapolsek Kedungwaringin dan Koramil Kedungwaringin,Tinggal menunggu pemasangan papan nama Insaallah setelah papan nama selesai, secepatnya di pasang, pungkasnya”

Harapan Hj.Namih Ahli Waris Alm. Sabung bin Loji bersama para saksi Dalam hal ini kepada Kuasa Hukum Agar segera melakukan langkah-langkah penyelidikan hukum terkait dengan adanya dugaan Tindak Pidana,
1, Agar melakukan langkah penyelidikan sesuai dengan kewenangannya, untuk menerapkan Hukum sesuai dengan ketentuan dan perataturan perundang-undangan dengan tetap konsisten Terhadap setiap orang yang diduga melakukan Tindak Pidana
2, Segera Memanggil dan memeriksa yang menguasai/ merampas Tanah Hak Milik Ahli Waris Alm. Sabung bin Loji beserta bagi para oknum yang terlibat didalamnya yang telah dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum
3, Dengan tetap mengacu pada “azas praduga tak bersalah” kami berharap agar pihak-pihak yang
ber kompeten yang dalam hal ini Kuasa Hukum agar segera melakukan tindakan Hukum sesuai dengan kewenangannya,Pungkasnya” (Bang. Ex-Rahmat.K)

Tinggalkan Balasan