PEMBANGUNAN TEMBOK PENAHAN TANAH (TPT) DUSUN DUWET DESA JAGIR KECAMATAN SINE KABUPATEN NGAWI MULAI DILAKSANAKAN OLEH TIM PELAKSANA KEGIATAN (TPK) DESA JAGIR KEC. SINE KAB. NGAWI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Ngawi : 18/10/2020. Biarpun sedikit ada pemangkasan anggaran yang dialihkan untuk menyuplai dana penanggulangan Covid 19 yang sedang marak dibebagai wilayah di seluruh Indonesia namun upaya peningkatan prasarana jalan mengutamakan pembangunan pembuatan Tembok Penahan Tanah ( TPT) di jalan poros dusun Duwet desa Jagir kecamatan Sine kabupaten Ngawi tetap dilaksanakan dan berjalan lancar

 

Dusun Duwet adalah bagian dari desa Jagir kecamatan Sine kabupaten Ngawi yang dilalui jalan poros lintas desa yakni desa Jagir menuju desa sumbersari namun jalan tersebut memang sudah agak menyempit lantaran tanah pinggiran jalan tersebut terkikis erosi oleh banjir air hujan disaat musim penghujan maka dengan demikian tepat sekali bila Bpk. Suwarso selaku kepala desa Jagir mengalokasikan dana desa DD tahun anggaran 2020 ditermen 3 ini pada talut pinggiran jalan tersebut.

Pembangunan yang ditangani oleh Tim Pelaksana Kegiatan yang diketuai sdr Yoyok Yudianto dan dibantu oleh sdr Sukarno Kasun duwet desa Jagir dan sdr seger perangkat desa Jagir kasi perencanaan yang kesemuanya adalah angota tim TPK desa Jagir yang mengawasi dan melaksanakan berjalannya pembangunan TPT jalan tersebut dengan mengerahkan sejumlah 31 pekerja yang berasal dari daerah lingkungan dengan rincian sbb
1. 16 orang sebagai pengaduk
2. 8 orang sebagai tukang batu
3. 7 orang sebagi penggali pondasi

Pembangunan tembok penahan tanah TPT asal sumber dana dari dana desa DD tahun anggaran 2020.
dengan biaya rp 136.491.700 yang bervolume 102 m. ketebalan 60 cm tinggi berfariasi antara 1.6 hingga 2.5 m yang dikerjakan 31 orang pekerja perharinya ditargetkan selesai dalam waktu selama 15 hari Menurut keterangan ketua TPK dalam pembangunan tersebut sedikit ada gendala yakni dalam pengadaan material batu yang harus berputar² ke beberapa daerah hingga ke wilayah jawa tengah

Mengingat saat ini sudah mendekati musim penghujan pembangunan talut tersebut bisa selesai saat memasuki musim hujan tiba karena selain derasnya aliran air sungai yang menghambat jalannya pembangunan tersebut tenaga pekerja pastinya akan menjadi sulit untuk didapat dikarenakan semua tenaga pekerja pembangunan tersebut berasal dari para petani yang menganggur saat masim kemarau dan tentunya para petani beralih mengerjakan sawah masing
By Hadi Joko p.

Tinggalkan Balasan