Ka UPTD Beserta 7 Pegawai Puskemas Cibuaya Berbagi Daging Qurban Untuk Karyawan dan Masyarakat Lingkungan Puskemas

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Kab. Karawang : Pelaksanaan salat ‘Id. Pemerintah melalui Kementerian Agama telah mengeluarkan ketentuan seputar perayaan Idul Adha 2020 M/1441H. Aturan tentunya mengutamakan protokol kesehatan demi mencegah virus corona. Tercantum dalam Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Dalam edaran disebutkan, salat Idul Adha bisa dilaksanakan di masjid, lapangan, atau ruangan Dengan menerapkankan aturan protocol kesehatan saat ibadah salat ‘Id, hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19.ungkap H.Aep Saepudin. SKM kepda WH saptu (1/8/20)

Masih kata H. Aep Idul Adha merupakan hari besar umat islam, dimana seluruh umat islam dipenjuru dunia merayakannya. Idul Adha juga dikenal sebagai hari raya kurban, salah satu bentuk ibadah didalamnya adalah melakukan penyembelihan hewan kurban berupa domba/kambing, sapi/ kerbau atau bagi yang mampu melaksanakannya, kalau tidak mampu bisa juga dengan cara Andil,sambungnya,
Ka UPTD Kec. Cibuaya H. Aep Saepudin.

SKM menurutnya memberikan motivasi kepada pegawai dilingkungan Puskesmas Cibuaya Untuk memiliki semangat berqurban walaupun secara berandil maksimal sebanyak 7 orang
“Ibadah Kurban tidak terlepas dari sosok luarbiasa yaitu Nabi Ibrahim, as dan anaknya Ismail, as. mereka adalah manusia mulia yang keikhlasannya dalam menaati perintah Allah SWT dikenang hingga saat ini”, terang Ka Uptd.

Menurutnya, ibadah kurban hendaknya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk taat kepada perintah Allah SWT. Kadinkes juga mengajak dan memotivasi seluruh pegawai dilingkungan Dinas Kesehatan Puskesmas Cibuaya untuk memiliki semangat berkurban.

Atas motivasi Ka Uptd 7 pegawai di lingkungan Puskesmas Cibuaya Ikut serta andil untuk membeli 1 ekor sapi untuk berqurban di antaranya 1 dr.Meta Grhati Ceni, 2.Hj. Ati Sugiarti 3. Jerry Pebrian 4. Riani Meilani Putri 5. Eva Karmila 6. Nombrih 7. Hj. Dwi Murningsih “kata H. Aep”,kami memberikan 2 ekor domba dari Ka Uptd 1 ekor sapi dari 7 orang nama tersebut, kami serahkan kepada Panitia Qurban H. Ujang Tohidin. S. Ag untuk mendistribusikan daging kurban kepada karyawan beserta masyarakat lingkungan puskesmas pungkasnya (1/8/20)

Sementara” H. Ujang Tohidin. S. Ag Ketua Panitia Kurban mengatakan kepada WH. Hari raya Idul Adha begitu ditunggu-tunggu kehadirannya di mana semua orang bisa bersuka cita saling berbagi dan dapat menikmati lezatnya daging hewan ternak yang sudah dikurbankan.

Allah S.W.T menyuruh umat muslim yang memiliki kemampuan finansial berlebih untuk menyegerakan melaksanakan berqurban seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS.

Sebagaimana dimaklumi ibadah, salat Idul Adha dan kurban tidak bisa dilepaskan dari sejarah kehidupan Nabi Ibrahim AS, karenanya sebagai teladan para Nabi, termasuk Nabi Muhammad SAW, Nabi Ibrahim AS harus kita pahami untuk selanjutnya kita teladani dalam kehidupan sekarang “Idul Adha dalam Kondisi Pandemi Covid-19.”kata h.ujang”,

Menurut Ajaran Islam di Hari Raya Idul Adha Sesungguhnya ada tiga peristiwa penting yang tidak bisa lepas dari prosesi pelaksanaan Hari Raya Idul Adha. Ketiga peristiwa tersebut adalah ibadah haji, salat ‘Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban, yang menjadi sejarah hari raya Idul Adha (hari Raya Kurban) itu sendiri.

Tahun ini kita menyambut Idul Adha dengan suka cita, banyak sekali peristiwa kelabu hadir sebelum datangnya hari besar ini. Bahkan bisa dibilang tragedinya sangat memilukan. Banyak orang merasakan suasana kelabu ini, bahkan kita semua yang ada di Indonesia.

Kondisi wabah Covid-19 yang sampai hari ini belum juga mereda, jangan sampai membuat umat Islam kehilangan kendali akal sehatnya. Semua yang terjadi di dunia tentu atas rencana dan ketentuan Sang Maha Kuasa. Karenanya umat Islam harus bijak dan senantiasa mengedepankan prasangka baik ,

Tentunya takdir Allah Swt, ini tidak boleh serta-merta menurunkan semangat spiritual kita sebagai umat Islam. Kita harus meyakini bahwa selalu ada hikmah besar yang terkandung dari setiap ketetapan yang diberikan oleh-Nya. Apa boleh buat pelaksanaan ibadah salat Idul Adha dan kurban dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19

Akhirnya dalam situasi seperti ini, kita diminta untuk memperbanyak sedekah, doa, istighfar, selawat, zikir, dan bacaan al-Qur’an. Kita semua berdoa semoga musibah ini segera berlalu dan situasi kembali normal .sambungnya,

H. Ujang Tohidin. S. Ag Panitia Kurban, ucapan terimaa kasih kepada Ka UPTD Puskesmas Cibuaya” H. Aep Saepudin. SKM beserta jajaran Intansi Dinkes Puskemas Cibuaya yang telah mempercayakan kepada saya untuk mendistribusikan daging kurban,untuk para karyawan dan masyarakat lingkungan yang berkah menerimanya,.

Kami atas nama Panitia,hanya bisa berdoa, Kepada Allah SWT.Segala puji bagi Allah atas segala nikmat dan karuniaNya. sholawat dan salam kita sanjungkan kepada nabi muhammad saw.

Semoga Allah swt menerima ibadah qurban bapak ibu sekalian dan membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda serta kebaikan juga dalam melaksanakan tugasnya ada dalam lindungan Allah SWT,

Kami atas nama Pnitia Kurban mengucapkan permohonan maaf yang tulus atas segenap kekurangan dan kekhilafan,semoga Allah SAW.memberikan kebarokahan kepada kita semua,pungkasnya, ( Rahmat.K)

Tinggalkan Balasan