Kapal DJBC ( Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ) Kepri, Nomor Lambung 30005 Diduga, Menabrak sebuah HSC ( High speed Craft / Speed boat ) Di Perairan, Nongsa/Karang Galang, Batam, Propinsi Kepulauan Riau, Minggu (1/12/2019 ).

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Riau : wartahukum.net

Tabrakan yang di Duga di Sengaja Oleh Spead Boat Patroli Bea cukai menabrak Spead Boat yang Melaju dari perairan Nongsa Propinsi Kepulauan Riau menuju Malaysia menjadi Mala Petaka dan Menelan korban Jiwa.

Salah satu penumpang (ABK ) kapal Speed boat yang berinisial BS, alamat Sengkuang,Batam.meninggal dunia. Diduga akibat Kerasnya hantaman dan Benturan dari kapal patroli Bea Cukai menabrak lambung tengah speed boad yang melaju sehingga, membuat Nahkoda Kapal Terhempas jatuh ke laut dan Tenggelam serta menghilang
dan belum ditemukan Jasadnya.

Rangkuman rilis DJBC ( Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ) kanwil Kepri yang disampaikan melalui humas DJBC Refly Silalahi, bahwa kejadian berawal dari informasi akan adanya kegiatan penyelundupan BKC/MMEA modus Ship to Ship dengan High Speed Craft di perairan selat Singapore, berdasarkan informasi tersebut di putuskan untuk mengerahkan satuan Tugas Speed boad untuk menjagah sekitar Perairan Nongsa dan karang galang.

Namun berbeda dengan keterangan dari salah seorang nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya, yang menyebutkan bahwa tidak benar ada penyelundupan mikol atau barang barang lainnya, karena saat kejadian kapal dalam keadaan kosong.

Dari hasil investigasi awak media
Warta hukum.net bahwa kapal yang
di tabrak oleh kapal DJBC tidak ada muatan apapun. dan tidak benar juga kalau kapal speed tersebut yang menabrak kapal patroli DJBC.

“Tidak benar ada muatan mikol atau rokok, kapal masih dalam keadaan kosong, speed Boat kami tidak ada menabrak kapal BC,dan saya tegaskan sekali lagi kapal kami tidak ada menabrak kapal speed Patoli BC,
Ujar seorang Nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Refly Silalahi Humas dari DJBC kanwil Kepri saat di konfirmasi terkait korban dari speed yang meninggal dunia menjawab “Tentang korban jiwa kami belum confirm yah, kami msh melakukan kegiatan SAR dan blm selesai jadi hasilnya blm bs diketahui”. Jawab Refly melalui pesan singkat di WA.

Kunjungan awak media ke rumah korban, meninggal dunia Yang beralamat di Batu Ampar sengkuang. Terkait Perihal tersebut untuk memastikannya, bahwa ternyata memang benar adanya korban meninggal dunia akibat insiden antara kapal patroli DJBC kanwil Kepri dan kapal speed Korban. Tampak di lokasi rumah korban, Serta keluarga koban sangat berduka, dan belum terima atas kepergian almarhum. ( F.P )

Next Post

Sertijab Direktorat Narkoba, Dan Lantas Di Polda Sum-Sel

Sel Des 3 , 2019
Spread the love         WH Palembang, Sum-Sel : Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Priyo Widyanto M.Si selaku Inspektur Upacara serah terima jabatan Dirlantas , Dirresnarkoba dan Kayanma Polda Sumatera Selatan, Selasa (3/12) bertempat di ruang Catur Prasetya Mapolda Sumsel. Pejabat Dirlantas Polda Sumsel diserahterimakan dari pejabat lama Kombes Pol Dwi Asmoro, S […]