Kades Ngepung : Dana Bumdes Dipinjam Kepala Desa Untuk Pilkades Itu Salah

WH Nganjuk : WartaHukum

Merujut tentang adanya aksi Demo yang dilakukan warga Ngepung Kecamatan patianrowo pada 9/9/19 kemarin di Pendopo Kabupaten Nganjuk yakni salah satunya mengenai ada pertanyaan tentang tuntutan kejelasan Dana Bumdes,untuk menanyakan rincian Dana Desa Kepada Bupati.

Kepala Desa Ngepung Hendra Wahyu Saputra saat dikonfirmasi di Pendopo terkait hal tersebut,pasca mengikuti Aksi Damai 10/9/19 .”Mengatakan” Bahwa Dana Bumdes itu bukan saya, “selama ini itu hanya giringan opini melalui medsos atau melalui statement-statement mereka ,bahwa dana bumdes itu dipinjam oleh panitia pilkades dan sekarang sudah di kembalikan oleh panitia pilkades. Dana bumdes sekarang sudah di rekening. Itu kemarin yang kita dengar melalui statement-statement ataupun giringan opini terhadap masyarakat bahwa dana Bumdes di pinjam Kepala Desa untuk Pilkades itu salah. Dana bumdes di pinjam oleh panitia pilkades di gunakan untuk kelancaran pilkades itu yang benar.

Terpisah Marhaen Djumadi Wakil Bupati Nganjuk saat ditemui tentang prihal tersebut “menjelaskan”bahwa secara administrasi kasus Ngepung sendiri di ranah apip. Sebelumnya panitia itu pinjam dana di bumdes kurang lebih empat puluh dua. Tapi kalau di MoU tiga institusi Kemendagri,Kepolisian kemudian Kejaksaan ,kan tidak apa-apa. Sebab fungsi apip adalah pemeriksa internal,kala terjadi misalnya saja sesuatu yang tidak pas .Misalnya panitia pinjam ke Bumdes empat puluh dua juta, misalnya saja. Maka kita akan tekankan ini siapa yang pinjam,oke si A,harus segera di kembalikan dalam waktu dua bulan atau 60 hari . Kan begitu payung hukumnya sudah di kembalikan itu .Kemarin dari hasil sementara itu dan tidak ada permasalahan”Ungkapnya. (Tian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *