Diduga Aksi Tipu-Tipu Mitra Leasing Nasabah Terjerat KUHP

WH Palembang, Sum-Sel : Sela (44) warga jalan Sila Beranti Rt 29 Kota Palembang terjerat Kitap Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) akibat uluh aksi tipu – tipu, beberapa oknum mitra salah satu Leasing di Palembang. Dirinya diloporkan Leasing dimana sela telah mengambil kridit sebuah mobil bermerek Ayla.

Beberapa bulan lalu rumah saya di datangi beberapa orang berbadan tegap bertampang sangar, mereka mengatakan bahwa mobil yang atas nama saya menunggak dan mereka akan menyitanya, merasa cicilan mobil saya tidak menunggak saya tunjukan bukti- bukti setor angsuran tiap bulan, “kata Sila (12/9)di Polresta Palembang”.

Namun saat itu memang keuangan keluarga kami agak sulit prihal itu saya ceritakan pada oknum mitra leasing itu. Jika mobil yang saya cicil saya kembalikan pada leasing apakah uang muka angsuran mobil dapat di kembalikan, Saat itu mereka menawarkan agar mobil dioperkreditkan saja dan kami mau kata salah seorang diantara mereka dan jika sepakat nanti kita urus balik nama ke leasing dimana tempat angsuran mobil. Singkat cerita mobil mobil tersebut mereka kembalikan uang saya sebesar Rp. 22 Juta.

Saat sudah sepakat dan mereka bayar merak menjanjikan akan segera melakukan balik nama. Namun sayang tunggu dan tunggu empat bulan berlalu dan tiba tiba saya dilaporkan oleh pihak leasing ke Polresta Palembang,”ujar Sila”.

Sela juga mengatakan akibat prihal itu dirinya dan keluarga mencari oknum oknum mitra leasing itu kerumahnya dan pernah ketemu dijalan talang jambi Palembang dan mereka melarikan diri dengan kendaraanya.

Dari peristiwa itu akhirnya Suami saya melaporkan oknum mitra lesing itu Kemapolda Sum-Sel dengan nomor laporan STLLP /271/X/2019/Stkp, yang telah menggelapkan dan menipu kami kata Sela. Sela berharap dengan peristiwa ini kepada oknum mitra lesing tersebut agar mengembalikan mobil tersebut agar dikembalikan keleasing.

Sementara itu Samsoedin Djoesman ketua DPD Aliansi Indonesia Sum-Sel mengatakan dirinya meminta agar pihak lesing dapat berhati- hati mengunakan pihak ketiga, karna diduga pihak ketiga sering mengunakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Saya minta kepada pihak leasingn dapat meninjau kembali kebijakanya bekerjasama dengan pihak ketiga agar peristiwa penipuan dan penggelapan seperti ini tidak terulang kembali karna ini sangat merugikan masyarakat. Jika tidak mungkin dalam waktu dekat lembaga kita akan buka posko permasalahan pelaporan ulang para penyita kendaraan di jalan kata,.” Samsudin Djoesman”. (Mingga Ardiansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *