Aksi Damai Untuk Nganjuk

WH Nganjuk : WartaHukum

Aliansi Masyarakat cinta damai bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Nganjuk gelar aksi cinta damai di pendopo Kabupaten Nganjuk pada Selasa 10/9/19.

Aksi yang digelar tersebut, tak lain adalah untuk tetap menjaga kondusifitas serta kerukunan seluruh masyarakat di Nganjuk. Terkhusus untuk lingkup Desa-Desa yang ada dimana dalam membangun Desa bukan hanya semata-mata membangun fisik sarana dan prasarana saja. Melainkan juga mengedepankan asas kebersamaan membangun guyub rukun sesama warga desa,dengan gotong royong menghadapi menuntaskan permasalahan-permasalahan di Desa.

Dalam orasinya, massa menyuarakan tiga tuntutan yakni. Kami para Kepala Desa bertekad melaksanakan pembangunan perdesaan dengan mengutakan aspirasi masyarakat, menjunjung tinggi keterbukaan dan pertanggung jawaban baik dalam operasional maupun keuangan. Meminta Kepada pemerintah Kabupaten dan aparat penegak hukum untuk melakukan pendampingan khususnyadalam penghunaan dana desa,dengan harapan banyaknhal yang dapat di cegah secara preventif. Dan menyerukan untuk mendahulukan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi kelompok, mengutamakan tabbayun daripada penghakiman di luar jalur hukum.

Terpisah’ Marhaen Djumadi Wakil Bupati Nganjuk, saat di temui paska adanya pertemuan dengan para peserta aksi “mengatakan”sangat mengapresiasi atas hal yang dilakukan oleh, pihak Aliansi masyarakat cinta damai maupun dari AKD. Dan diharapkan dengan adanya,tindak lanjut seperti ini Nganjuk akan lebih kondusif lagi,yakni dimulai dengan kesadaran baik dari masyarakat khususnya maupun dari Kepala-Kepala Desa selaku Bapak,’pengayom masyakatnya masing-masing.”Katanya.

Tajuk pun dilanjut dengan penandatanganan sebagai dukungan aksi damai untuk Kota Bayu dengan kain putih yang telah di bentangkan sepanjang beberapa meter di pagar Kabupaten. (Tian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *