HUT RI Ke-74 Kelompok Tani Tirto Mulyo Gelar Lomba Unik

WH Banyuwangi : Dalam menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke – 74, Kelompok Tani Tirto Mulyo mengelar kegiatan lomba unik yang dilakukan sejumlah petani di Banyuwangi. Sebanyak 64 petani dari kelompok tani, di Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo,Kabupaten Banyuwangi mengikuti balap traktor areal persawahan penuh lumpur, Selasa (13/8/2019).

Di sirkuit penuh lumpur para petani beradu cepat di lintasan persawahan mengemudikan mesin pembajak sawah atau traktor.

Lintasan persawahan tersebut disulap menjadi sirkuit balap hand traktor. untuk mekanisme lombanya yakni peserta mengemudikan traktor yang telah disediakan panitia.

Peserta akan memacu traktornya hingga melewati bendera yang berada di ujung sirkuit. Setelah itu mereka akan kembali ke garis finish. Terdapat juri garis di masing – masing lintasan untuk memastikan peserta yang finish terlebih dalu. Penilaian dalam lomba balap traktor yakni peserta paling cepat yang akan menjadi pemenangnya.

Salah satu peserta, Sumat mengatakan, hampir tidak ada kendala sedikit pun saat mengemudikan traktor di perlintasan persawahan penuh lumpur.

“Saya sudah biasa mengemudikan traktor, handlingnya traktor oke dan ini hanya hiburan untuk meriakan kemerdekaan,” katanya.

Ketua Panitia balap traktor, H.Hamidi mengatakan, lomba ini merupakan inisiatif dari kelompok tani Tirto Mulyo untuk memberikan penyuluhan dan edukasi sekaligus sebagai hiburan pada warga setempat.

“Agar petani melek tekhnologi karena Traktor berhubungan erat dengan sawah, maka kami berinisiatif menyelenggarakan lomba balap traktor untuk masyarakat khususnya para petani.para peserta akan merebutkan hadiah utama berupa handplayer dan uang juga sejumlah hadiah hiburan lainya,” ujarnya.

” Supaya jadi rutinitas tahunan dan agar diupayakan piala bergilir,” tambahnya.

Sementara Ilham Juanda ( kabid Dinas pertanian ) menyampaikan, mengapresiasi kreasi kelompok tani dalam ikut merayakan kemerdekaan Republik Indinesia Dengan kegiata balap traktor.

Ilham berharap , melalui kegiatan ini diharapkan menambah rasa Nasionalis dan memotivasi petani agar menggunakan Alsintan (Alat mesin pertanian) secara modern dan menerapkan tekhnologi Alsintan diharapkagn dalam pengolaan tekhnik pertanianya agar lebih baik dan mewujudkan swambada pangan.(Gufron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *