Handoyo Geram Terhadap Sopir Grab Mobil Yang Nakal

Spread the love

WH Nganjuk; Warta Hukum. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Marena ulah seorang oknum sopir grab mobil yang tidak bertanggung jawab, mencoreng kepercayaan masyarakat terhadap rasa aman dan nyaman bergrab.

Kejadian bermula ketika pelanggan grab mobil dari Puri mangundikaran menuju Ahas barokah 3 di jalan veteran Nganjuk, 7/7/19. Penumpang itu duduk disebelah sopir. Sesampai ditujuan, penumpang tersebut mengambil uang pembayaran dari tas yang dibawanya, sedangkan HP yang sedari tadi digunakan diletakkan di sebelahnya/dikursi. Usai membayar dan turun dari mobil. Berselang sekitar 3 menit si penumpang ingat HPnya masih tertinggal dikursi. Ternyata Grab mobilnya ( Xenia warna silver) sudah tidak ada. Penumpang tsb berusaha menelpon HP yg tertinggal tadi. Panggilan pertama tersambung tak lama kemudian terputus. Ditelpon kedua kali ternyata nomor tersebut sudah tidak ada nada sambung/ dimatikan.

Setelah berupaya mencari namun tidak berhasil, akhirnya menghubungi paguyuban grab mobil di Nganjuk, 10/7/19. Laporan dan keluhan penumpang itu mendapat respon baik dari paguyuban grab mobil Nganjuk, yang berjanji akan membantu melacak dan menemukan sopir nakal itu.

Handoyo, Ketua Paguyuban Grab Mobil di Nganjuk, “menyatakan” geram atas ulah sopir nakal yang merugikan pelanggan dan mencoreng nama baik sopir grab mobil Nganjuk khususnya. Seringkali sopir grab yang nakal itu bukan dari Nganjuk tapi beroperasi di Nganjuk. Mereka yang berbuat nakal tapi kita di Nganjuk yang kena getahnya.” Katanya

” Saya sangat menyesalkan dan geram dengan kejadian ini. Ini jelas merupakan pelanggaran yang patut di tindak dan di beri sangsi oleh kantor grab supaya ada efek jera. Kami sudah laporkan kekantor pusat Grab Jawatimur- agar dilacak dan sopir grab yang nakal itu segera ditemukan dan HPnya dikembalikan.” Pungkasnya. (Rmb)

adminwh