Pelabuhan Bakauheni ke Merak Antrian Panjang Mencapai 6 KM

WH Lampung : (wartahukum.net) – Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung Kepadatan kendaraan arus balik pasca libur lebaran 1440 H Tahun 2019. H+4 membuat para penumpang kendaraan umum maupun penumpang kendaraan roda dua dan roda empat harus sabar dan mengantri baik di Gerbang Jalan Tol Trans Sumatera, di Tol Gate, tempat pembelian tiket non tunai dan di Dermaga-dermaga di karenakan kendaraan roda dua dan roda empat harus menunggu lama selama satu jam dua jam atau lebih untuk dapat menyemberang menuju ke pulau Jawa dari pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan menuju Pelabuhan Merak Banten. Senin, 10/06/2019.

Direktur Utama (Dirut), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, saat jumpa Pers di Kantor lobby utama cabang Bakauheni Lampung Selatan mengatakan, sejak lama untuk menyiapkan E – KTP dan Tiket Non Tunai di saat akan menyeberang ke pulau Jawa atau ke pulau Sematera.

Menurutnya, Data perbandingan dini hari data arus mudik dari Merak Banten dan arus balik Bakauheni Lampung, Pada Priode lebaran 1440 H Tahun 2019, Trip kapal Roro Jumlah 909, selisih belum kembali berjumlah 521 Trip dan yang sudah kembali 43 % jadi selisihnya 57 % Penumpang pejalan kaki berjumlah 127.992 di kurangi 61.849 dan selisih belum kembali 66.143, yang sudah kembali 48 % jadi kurang 52 % yang belum kembali.

Penumpang dalam kendaraan berjumlah 774.686 kendaraan di kurangi 393.369 kendaraan, jadi selisih kendaraan yang belum kembali 443.166 kendaraan yang sudah kembali 43 % jadi masih kurang 57 % total penumpang baik pejalan kaki atau pun dalam kendaraan total jumlah keseluruhan 902.678 di kurangi 393.369, jadi selisih yang belum kembali 509.309 Ribu Yang sudah kembali berjumlah 44 % jadi yang belum 56 %. ujarnya.

Ditambahkannya, Kendaraan Roda dua berjumlah 83.285 Ribu di kurangi 36.487 Ribu jadi selisih belum kembali 46.798 kendaraan, jadi yang sudah kembali 44 % dan yang belum kembali 56 % untuk kendaraan Roda dua, Kendaraan Roda empat berjumlah 100.470, di kurangi 46.055 kendaraan Roda empat, jadi selisih yang belum kembali 54.415 kendaraan Roda empat, jadi yang sudah kembali berjumlah 46 % jadi masih kurang 54 % kendaraan Roda empat.

Kendaraan Bus berjumlah 4.312 kendaraan Bus di kurangi 1.163 kendaraan Bus, jadi kendaraan Bus yang belum kembali 3.149, jadi yang sudah kembali 27 % jadi masih kurang 73 % kendaraan Bus, Truk / Kendaraan Besar berjumlah 5.634 kendaraan besar, di kurangi 764 kendaraan , jadi masih selisih 4.870 kendaraan besar, jadi yang sudah kembali 14 % kendaraan besar, jadi masih kurang 86 % kendaraan besar.

Total kendaraan Roda empat berjumlah 110.416, di kurangi 47.982 kendaraan Roda empat, selidih atau belum kembali 62.434 kendaraan Roda empat, jadi yang sudah kembali 43 % , jadi masih kurang 57 % kendaraan Roda empat .

Seluruh total kendaraan 193.701, di kurangi 84.469 total kendaraan , jadi belum kembali 109.234 total kendaraan, yang sudah kembali 44 % , jadi masih 56 % total kendaraan yang belum kembali. Penumpang yang kembali sebesar 48 % atau Yang belum kembali sebayak 66.143 Orang.

Roda dua yang kembali sebesar 44 % atau yang belum kembali sebayak (46.798) Unit, Roda empat yang kembali sebesar 43 % atau yang belum kembali (62.434) Unit. ungkapnya, dan dari pantauan Media Prioritas di lapangan Kepadatan penumpang jalan kaki antrian di depan loket, kendaraan baik Roda dua dan Roda empat mengalami kemacetan atau antrian panjang baik itu di Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS), jalan lintas tengah Sumatera, jalan pantai lintas timur, dan kemacetan antrian sepanjang 6 km lebih. Tutupnya. (Biru/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *