CURANMOR GADANG DI DOR POLISI

WH Malang Raya : Tak ada ampun bagi pelaku curanmor di Kota Malang. Rudi Sara, 26 Tahun, merasakan akibatnya. Pelaku yang kos di kawasan Gadang Kecamatan Sukun ini terpaksa ditembak kakinya oleh Petugas Reskrim Polres Malang Kota karena berusaha kabur dan melawan petugas saat ditangkap.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menjelaskan, kronologi penangkapan pelaku berawal pada 26 Mei lalu. Waktu itu pelaku menyikat sepeda motor N Max bernopol N 6479 ABN di sebuah rumah kos di Jalan Sutan Syahrir Gang 2, Kecamatan Sukun Kota Malang pukul 19.00 Wib.

Pelaku ini modusnya keliling-keliling menggunakan kendaraan umum (angkot) dan dia melihat – lihat kalau ada perumahan sepi dia turun untuk melancarkan aksi,jelas Asfuri.

Saat mendapatkan sasaran, pelaku buru-buru turun dari angkot. Berbekal dengan menggunakan kunci T, pelaku membawa kabur motor di kos yang sudah di incar sebelumnya tersebut. Korban yang kehilangan motor pun melapor ke Polres Makota. Berdasarkan laporan korban itulah, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengembangkan kasusnya pada 2 Juni lalu.

Setelah berhasil mengidentifikasi pelakunya, petugas langsung menggerebek rumah kos di Jalan Gadang Gang 19 Kelurahan Gadang Kecamatan Sukun Kota Malang.

Akhirnya di kos itu ditemukan barang bukti motor curian itu. Saat dibekuk, pelaku melakukan perlawanan yang dapat membahayakan jiwa anggota. Maka pelaku terpaksa ditembak di kaki, tegas Asfuri.

Ditambahkannya, usai menangkap pelaku, petugas masih melakukan pendalaman. Apakah pelaku hendak memakai sendiri motornya atau dijual ke penadah. Pelaku terancam pasal 363 dengan ancaman maksimal hukuman penjara selama 7 tahun. Katanya ia mencuri buat berlebaran,tutur Asfuri singkat. (Kie’)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *