Bukan Janji Palsu ! Direksi Pdam Kota Bogor Uji Coba Spam Katulampa Hari ini.

WH Bogor : Ini baru kerja bukan makan gaji buta,kalimat itu keluar spontan dari komentar salah satu tokoh Bogor Barat ,Arrahman pada wartawan seketika mendengar adanya uji coba SPAM Katulampa hari ini.

Tokoh warga,disela kopi kelurahan Sindang Barang Kecamatan Bogor Barat juga salah satu aktifis LSM IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) ini meminta agar keseriusan dalam hal layanan dasar yakni air bersih dilakukan Pdam termasuk diKota Bogor tempat tinggal dirinya.” Kami selaku warga turut mendukung upaya itu walau soal kepuasan pelanggan dengan komitmen undang- undang konsumen sebagai payung hukum masih menempatkan konsumen atau pelanggan pada posisi lemah.

Ini bisnis core bidang air minum saat pelanggan akad memasang air minum maka sudah ada ikatan hukum keduanya, kalau memasang pipa saja diawal untuk sambungan baru dia harus bayar duluan maka wajib pula konsumen itu mendapatkan jaminan mutu dan kualitas memadai dari air minum itu.

Namun jika ada hambatan atau gangguan bahkan wajib bayar beserta denda atau kelebihan tidak sesuai janji atau komitmen bisnis masa konsumen tidak bisa menggugat baik secara perdata atau bahkan pidana.Kami selama ini diam karena tinggal di Bogor tapi jika pdam masih lamban atau ada kendala dalam layanan setelah asset negara ini diserah terimakan dari Kemen PUPR ke PDAM Kota Bogor, kami siap mengawalnya hingga keranah hukum pengadilan tinggi negara serta Ombudmen tentu sebagai komitmen integritas hukum sebagai bagian dari elemen sosial kontrol atau agen of change.

Hal lain kami mencatat pula tunjangan diluar gaji pokok memadai bahkan lebih sejahtera dibanding ASN ditingkat kabag , dimana tiap divisi atau departemen dengan menempatkan istilah baru didunia Perpamsi yakni manager dan asistennya” singkat Arahman.

Sementara itu informasi dari humas Pdam yang diterima wartawan, kabar baik untuk warga Kota Bogor, khususnya pelanggan PDAM Tirta Pakuan di wilayah Kecamatan Bogor Utara dan Timur. Hari ini, Rabu (15/5), perusahaan layanan air bersih milik Pemerintah Kota Bogor ini mengujicoba Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Katulampa kapasitas 300 liter perdetik.

Ujicoba ini, menurut Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya, untuk memastikan keseluruhan sistem dari pengambilan air baku, pipa transmisi, instalasi pengolahan air, reservoir hingga distribusi ke pelanggan.

“Seluruh rangkaian persiapan sudah kita lakukan sejak pekan lalu. Alhamdulillah semuanya memuaskan. Tinggal diujialirkan saja ke pelanggan,” ujar Deni, Selasa (14/5/2019).

PDAM telah mendapat restu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengujicoba bangunan yang sebagian dibiayai pemerintah pusat ini. Pekan lalu, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga bersama Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Agus Ahyar meninjau kesiapan ujicoba SPAM Katulampa di Desa Cibanon Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor.

Jelang ujicoba, PDAM menyelesaikan pemasangan pipa distribusi utama HDPE 1000 mm di dekat jembatan tol Bocimi. Departemen Produksi menyiapkan personil yang sudah bisa bekerja 24 jam, juga kesiapan zat kimia dan membersihkan bak prasedimentasi.

Sementara tim dari Departemen NRW & Trandis sudah memeriksa jaringan pipa distribusi, memeriksa valve-valve, wash out, pemasangan pressure reducing valve (PRV) dan menguras reservoir.

Salasa malam, petugas dari Sub Departemen Pengaliran dan Jaringan mulai mengatur sistem distribusi air bersih di zona I dan III. Rencananya air dari Reservoir Cipaku 9000 M3 dan Rancamaya 5000 M3 akan disekat di beberapa titik agar tidak bersinggungan dengan air dari SPAM Katulampa.

“Dengan sistem yang telah kami atur, insya Allah selama ujialir tidak akan terjadi gangguan pengaliran. Gangguan akan terjadi pada kualitas air, karena akan sedikit keruh akibat tekanan air yang sangat tinggi di pelanggan. Untuk mengantisipasinya, kami akan melakukan flushing (pengurasan) melalui scour dan wash out,” papar Deni.

SPAM Katulampa menjadi solusi untuk meminimalisir gangguan pasokan air bersih di Kota Bogor. Dari pengolahan ini, air akan didistribusikan ke wilayah Cimahpar, Tanah Baru (Bogor Utara), serta Katulampa dan Baranang Siang (Bogor Timur). Total ada 18.148 sambungan rumah (SR) yang dilayani SPAM Katulampa.

Sementara distribusi eksisting ke wilayah Cimahpar dan Tanah Baru dari IPA Cipaku dan Dekeng, selanjutkan akan dialihkan ke wilayah kritis seperti Cimanggu dan Bogor Barat dari Pasir Kuda, Gunungbatu hingga Bubulak dan BalumbangJaya. (Agusbagja/Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *