Kado HUT PDAM, Lahirkan Kapasitas Baru 25 Liter/Detik

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bogor : Wartahukum.net
Dari sekian tahun sejarah lahirnya pdam,mungkin tahun ini kata Kahuripan benar terjadi. Kahuripan dalam leterasi bahasa daerah ( Sunda- Red artinya kehidupan).Senapas dengan itu pada hari ini, Jumat (29/3) puncak HUT PDAM kabupaten Bogor ke- 38 tahun ditandai dengan serah terima aset berupa isntalasi pengolahan air  (IPA) dari perumahan Bukit Rancamaya Residen ( BRR) pada pihak PDAM Tirta Kahuripan. Tampak pada acara itu Bupati Bogor dan jajaran Muspida serta unsur pimpinan BUMD.

Dalam realese yang diterima redaksi dari Bagian humas pdam Tirta Kahuripan ,pihak manajemen perusahaan kedepan akan lebih meningkatkan capaian layanan dengan beberapa langkah strategis tentu dengan dukungan semua elemen masayarakat selaku konsumen atau pelanggan pdam juga pihak pemangku kebijakan dan pemegang kepentingan.

“Tahun ini, tentu merupakan evaluasi akan kinerja pdam dan juga usaha peningkatan mutu dan layanan diperusahaan ini.Bukti keseriusan kami dalam kinerja perusahaan pada tahun 2017 perusahaan ini berpredikat Baik,dalam audit kinerja dengan nilai raihan 71,08. Demikian pula dalam hal cakupan pelayaan pada wilayah yang ada dikabupaten Bogor dengan 40 Kecamatan yang ada, sudah 25 Kecamatan terlayani, dengan jumlah sambungan 164.699 dengan cakupan layanan wilayah administrasi sebesar 23,53 prosen, sesuai dengan ketentuan kepmendagri No. 71 tahun 1999.

Tema kegiatan kali ini, lebih dekat dengan PDAM, dan bermotto Ngocor Caina, Sugema Pelanggana, Bunggah Sadayana ( Artinya Airnya lancar, Pelangganya senang, semua suka cita- red)” kutip Dirut pdam, Hasan Taher.

Ditambahkan informasi lainya bahwa rangkaian HUT PDAM tersebut diisi dengan kegiatan diantaranya kerja bakti, memberian bantuan anak yatim, pemasangan gratis air pdam untuk rumah ibadah, pembangunan MCK, apresiasi bagi karyawan PDAM, penanaman pohon, dan puncak acara serah terima istalasi pengolahan air (IPA) di Ceherang Pondok. (Agussubagja).