SENGKETA TANAH TAK KUNJUNG SELESAI BERAKHIR DI LAPORKAN POLISI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Mesuji : www.wartahukum.net.-Camat Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, Anwar. Ikut serta menengahi permasalahan sengketa tanah perkarangan seluas kurang lebih sekitar 2000 (dua ribu) Meter. Tanah tersebut bersengketa sejak tahun 2003, sejak awal yang menguasai tanah/lahan tersebut adalah saudara Sastro Prayetno Alias Sirin dan bersengketa dengan Saudara Imam Martab, hingga sekarang belum juga ada kata penyelesaian sampai saudara Sastro Prayetno Alias Sirin melaporkan ke pihak yang berwajib Hukum Polres Mesuji dengan Nomor : STTL/86/Polda Lampung/Res Mesuji/III/2019. Sabtu, 24/03/2019.

Camat Anwar mengatakan, kami selaku Pemerintahan Kecamatan Tanjung Raya hanya dapat membantu secara mediasi/kekeluargaan, tetapi setelah kami lakukan berbagai cara supaya ada titik penyelesaian akan tetapi sampai detik ini tidak ada titik temu penyelesaian.

Padahal setelah kita ukur bersama-sama di sebelah perbatasan Saudara Imam Martab memang tanahnya Saudara Sastro Prayetno Alias Sirin yang seluas 2000 (di ribu) Meter tersebut. Kalau seperti ini saudara Imam Martab dapat di katakan penyerobotan Tanah/Lahan. Ungkapnya.

Imam Martab mengatakan, apabila dalam pengukuran Tanah tersebut ada sisanya saya ikhlas melepaskan Tanah tersebut kepada Saudara Sastro Prayetno Alias Sirin. Janjinya.

Sastro Prayetno mengatakan, selama ini saya selalu bersabar untuk menunggu penyelesaian secara mediasi yang sudah di tangani pihak Kecamatan. Kalau memang sampai sekarang tidak membuahkan hasil saya akan memakai penyelesaian secara Hukum.

Pada tanggal 14 Maret 2019 saya menghadap ke pihak Polres Mesuji untuk melaporkan saudara Imam Martab sebagai pelaku penyerobotan Tanah/Lahan pekarangan kami.

Kami berharap sepenuhnya dengan pihak penegak Hukum Mesuji supaya dapat menyelesaikan secara profesional dalam menyelesaikan permasalahan sengketa Tanah/Lahan ini. Harapnya. (BiRu/Red).