Ganti Rugi, Dampak Proyek Pembangunan Pengendali Banjir Kali Kemuning Kabupaten Sampang

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Proyek milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Wilayah Sungai Air Brantas dengan nama paket pekerjaan pembangunan pengendali banjir Kali Kemuning Kabupaten Sampang Tahun anggaran 2017 oleh PT. ADHI KARYA menelan anggaran Rp. 199.365.528.000,00 sudah hampir selesai.

Normalisasi tersebut berada di sepanjang desa pasean +/_ 2 km banyak menimbulkan polemik atas kebijakan pemerintah yang kurang serius untuk memberikan ganti rugi terhadap lahan warga terkena dampak proyek tersebut. Ganti rugi lahan yang terdampak proyek tersebut, hingga saat proyek hampir selesai belum juga ada kontrak perjanjian atau kesepakatan dengan warga desa pemilik lahan.
Rabu 20/3 pihak terkait perwakilan dari PUPR Kabupaten Sampang Erfan Efendi, Babinsa, Koramil, Satpol PP, baru melakukan tahap pengukuran hanya 1 lahan saja milik Taufik warga Pasean.

Kegiatan pengukuran tersebut juga dihadiri Kepala Desa Pasean Tomy Andi Rayon dan beberapa warga yang terdampak atas proyek tersebut. Menurut Kepala Desa pasean Tomy, ganti rugi lahan yg terdampak proyek tersebut seharusnya dibayar lebih awal, mengikuti mekanisme sesuai Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2014 tentang revisi Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, dan kami atas nama Warga Bantaran Sungai Kali Kemuning yang lahannya terkena dampak berharap kepada pemerintah untuk lebih serius dan secepatnya melakukan pendataan yang valid dan pengukuran terhadap lahan warga lainnya atas dampak proyek tersebut. “ujar Tomy. (ABD KHOLIQ)